Menurut Novianti (2012:2), kualitas laba dapat dipengaruhi oleh Investment opportunity set (IOS). IOS merupakan kesempatan perusahaan untuk tumbuh. IOS dijadikan sebagai dasar untuk menentukan klasiikasi pertumbuhan perusahaan di masa depan. Perusahaan dengan tingkat IOS tinggi akan memiliki kemampuan menghasilkan laba yang lebih tinggi. IOS merupakan kesempatan perusahaan untuk tumbuh. IOS dijadikan sebagai dasar untuk menentukan klasifikasi pertumbuhan perusahaan di masa depan. Hasil penelitian Paulina Warianto (2013), perusahaan dengan Investment Opportunity yang tinggi kemungkinan lebih mempunyai discretionary accrual (akrual kelolaan) yang tinggi. Hasil ini mengindikasikan bahwa meskipun manajer dari perusahaan yang mempunyai Investment Opportunity yang tinggi cenderung untuk memanipulasi discretionary accrual sehingga kualitas labanya menjadi rendah. Penelitian mengenai IOS terhadap kualitas laba juga dilakukan oleh Muhammad Rizki Fauzi (2015). Hasil penelitannya menyatakan bahwa IOS berpengaruh positif terhadap kualitas laba. Sehingga dapat disimpulkan jika perusahaan memiliki kesempatan yang tinggi untuk bertumbuh dengan adanya kesempatan investasi (investment 38 opportunity set), maka hal ini dapat meningkatkan laba perusahaan sehingga pasar akan memberikan respon yang besar terhadap perusahaan tersebut.
