Pengaruh Kepemilikan Institusional terhadap Kualitas Laba (skripsi dan tesis)

Kepemilikan institusional dapat mengawasi perkembangan investasi sebuah perusahaan. Wulandari (2013) memaparkan bahwa dengan adanya tingkat pengendalian terhadap manajemen yang sangat tinggi maka potensi kecurangan dapat ditekan. Kepemilikan institusional memiliki kemampuan untuk mengendalikan pihak manajemen melalui proses monitoring secara efektif sehingga mengurangi tindakan manajemen melakukan manajeman laba (Paulus, 2012). Rupilu (2011:115) dalam penelitiannya memperoleh hasil bahwa variabel kepemilikan Institusional berpengaruh positif terhadap kualitas laba. Artinya semakin tinggi tingkat kepemilikan saham oleh institusi, maka sebagai mekanisme pengendali dalam penyusunan laporan laba memberikan pengaruh terhadap peningkatan kualitas laba. Hasil tersebut mendukung penelitian Kartina dan Nikmah (2011) yang menyatakan kepemilikan Institusional berpengaruh positif terhadap kualitas laba, hal ini dikarenakan kepemilikan institusional memiliki kemampuan untuk mengendalikan pihak manajemen melalui proses monitoring secara efektif sehingga dapat mengurangi tindak kecurangan yang dilakukan menajemen yang dapat berakibat pada baiknya kualitas laba. Institusi yang memiliki saham dalam jumlah yang besar akan berperan aktif melakukan pengawasan terhadap pihak manajemen dalam penggunaan kebijakan dan menjadi kendala bagi manajer untuk melakukan manajemen laba, sehingga kualitas laba akan meningkat.