Pengaruh Leverage Terhadap Kualitas Laba (skripsi dan tesis)

Leverage digunakan untuk menjelaskan kemampuan perusahaan dalam menggunakan aset dan sumber dana untuk memperbesar hasil pengembalian. (Subramanyam dan John 2010: 265) financial leverage merupakan penggunaan utang untuk meningkatkan laba. Leverage adalah rasio yang mengukur seberapa besar perusahaan dibiayai dengan hutang. Untuk menarik minat investor manajemen perusahaan sering mengambil tindakan untuk meningkatkan laba yang disajikan di laporan keuangan. Tindakan manajemen memanipulasi laba seperti ini akan menyebabkan pengguna laporan keuangan mengalami kesalahan dalam pengambilan keputusan. Hal ini menyebabkan kualitas laba yang disajikan perusahaan rendah, karena tidak disajikan sesuai dengan kenyataan yang sesungguhnya. Berdasarkan teori sinyal, rasio hutang akan memberikan sinyal kepada investor mengenai informasi seberapa besar aset perusahaan didanai oleh hutang. Penggunaan hutang pada perusahaan untuk mengukur kualitas laba karena dengan adanya informasi mengenai besarnya hutang yang tinggi menyebabkan kualitas laba menurun. Perusahaan dengan tingkat leverage yang tinggi cenderung melakukan praktik manipulasi laba agar informasi laba yang disajikan menarik minat investor untuk menginvesatsikan dananya. Perusahaan dengan tingkat leverage yang tinggi menyebabkan investor kurang percaya dengan informasi laba yang dipublikasikan oleh perusahaan. Hal ini disebabkan karena investor beranggapan bahwa perusahaan lebih mengutamakan pembayaran hutang kepada debtholders daripada pembayaran dividen. Penelitian tentang pengaruh leverage terhadap kualitas laba dilakukan oleh Yeni (2013), namun hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kualitas laba.