Pengaruh Ukuran Perusahaan Terhadap Kualitas Laba (skripsi dan tesis)

Ukuran perusahaan berhubungan dengan kualitas laba karena semakin besar perusahaan maka semakin tinggi pula kelangsungan usaha suatu perusahaan dalam meningkatkan kinerja keuangan perusahaan sehingga perusahaan tidak perlu melakukan praktik manipulasi laba (Yoga, 2014). Investor lebih menyukai perusahaan berskala besar, karena perusahaan skala besar dianggap mampu meningkatkan kinerja keuangan perusahaan. Jadi, ukuran perusahaan dinilai memiliki pengaruh terhadap kualitas laba karena perusahaan yang besar dinilai memiliki kinerja keuangan yang baik. Perusahaan dengan kinerja keuangan yang baik tidak perlu memanipulasi laba yang disajikan dalam laporan keuangan (Shanie, 2014). Berkurangnya praktik manipulasi laba akan menjadikan laba yang disajikan dalam laporan keuangan berkualitas. Penelitian yang dilakukan oleh Kadek dan Ida (2014) telah membuktikan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh terhadap kualitas laba. Perusahaan besar memiliki tingkat pengembalian dan informasi yang lebih besar. Perusahaan besar dianggap memiliki dan mengungkapkan informasi kepada investor lebih banyak dibandingkan dengan perusahaan kecil. Berdasarkan teori sinyal, ukuran perusahaan memberikan sinyal positif bagi investor mengenai pengungkapan informasi dalam laporan keuangan. Perusahaan berskala besar cenderung mengungkapkan lebih banyak informasi. Sehingga investor lebih tertarik untuk menginvestasikan dananya. Perusahaan yang besar lebih mampu menghasilkan laba dibandingkan perusahaan kecil sehingga jika ukuran perusahaan besar maka maka perusahaan akan menghasilkan laba yang berkelanjutan. Laba yang berkelanjutan menandakan bahwa laba dari perusahaan berkualitas.