Pembahasan selanjutnya adalah terhadap variabel independen dalam penelitian ini yaitu Minat beli atau minat beli. Minat beli adalah kemungkinan bahwa pelanggan akan membeli produk tertentu (Wang dan Tsai, 2014). Doods et. al. (1991) mengemukakan bahwa minat beli didefinisikan sebagai kemungkinan seorang konsumen untuk berminat membeli suatu produk tertentu yang dilihatnya. Lebih lanjut Doods et al. (1991) mengatakan jika seseorang menginginkan produk dan merasa tertarik untuk memiliki produk tersebut maka mereka berusaha untuk membeli produk tersebut, selain itu faktor yang lainnya adalah rekomendasi dari pihak lain sangatlah penting karena dapat mempengaruhi seseorang untuk terjadinya proses pembelian. Minat membeli merupakan dorongan konsumen untuk melakukan pembelian atau dorongan yang dimiliki oleh seseorang untuk melakukan pembelian ulang. Khan (2014) mengatakan minat beli berarti konsumen memiliki preferensi pribadi menuju produk tertentu, dan telah terbukti menjadi faktor yang signifikan untuk memprediksi perilaku konsumen. Lebih lanjut Khan (2014) menjelaskan lagi bahwa niat beli dapat mengukur kemungkinan konsumen untuk membeli suatu produk, dan semakin tinggi niat beli maka semakin tinggi kesediaan konsumen untuk membeli produk. Spears dan Singh (2004) mendefinisikan minat beli sebagai rencana sadar individu untuk melakukan upaya untuk membeli merek.
