Menurut Triyana (1985:19 dalam Alma, 2016:200-205), “ada 2 variabel besar dalam strategi pemasaran, yaitu variabel yang dapat dikontrol dan variabel yang tidak dapat dikontrol”, sebagai berikut: 1. Variabel yang tidak dapat dikontrol ialah: 1. Keadaan Persaingan Adalah suatu kesulitan bagi seorang pengusaha untuk menduga kapan saingan baru akan muncul. 2. Perkembangan Teknologi Kapan akan muncul teknologi baru yang mempengaruhi proses produksi baik dari segi efisiensi maupun dari segi model sulit diduga. 3. Perubahan Demografik Dengan adanya Program Keluarga Berencana di negara kita, maka laju pertumbuhan penduduk dapat ditekan. 4. Kebijakan Politik dan Ekonomi Perubahan-perubahan peraturan pemerintah dalam bidang ekonomi. Sumber Daya Alam 5. Dalam beberapa hal sumber daya alam ini sulit diramal kapan berkurang atau ditemukan sumber-sumber baru. 2. Variabel yang dapat dikontrol 1. Market segmentation Salah satu definisi segmen pasar menyatakan bahwa segmen pasar terdiri dari kelompok identifikasi besar dalam pasar dengan keinginan yang sama, daya beli, lokasi geografis, membeli sikap, atau kebiasaan membeli.(Kotler, 2000:256) “dalam kebijaksanaan pemasaran, pengusaha harus menetapkan strategi arah sasaran dan pemasarannya. 2. Marketing Budget Strategi penetapan jumlah dana untuk kegiatan marketing sangat mempengaruhi keberhasilan pemasaran. 3. Timing Di sini para pengusaha harus menjaga waktu, kapan ia harus mulai melancarkan pemasaran barang-barangnya, atau kapan sebuah toko atau restoran harus dibuka. 4. Marketing Mix Merupakan strategi mencampur kegiatan-kegiatan marketing, agar dicari kombinasi maksimal sehingga mendapatkan hasil paling memuaskan.
