Pengertian Kinerja Perusahaan(skripsi dan tesis)

Kinerja Perusahaan secara harfiah diartikan sebagai sesuatu yang dicapai,
prestasi yang diperlihatkan, dan kemampuan kerja. Kinerja adalah hasil yang
diperoleh suatu organisasi baik organisasi yang bersifat profit oriented maupun
organisasi non profit oriented (Fahmi, 2012:2). Secara umum kinerja yang
diharapkan oleh perusahaan adalah berupa prestasi kerja yang dicapai oleh
perusahaan dalam periode tertentu. Prestasi kerja yang ingin dicapai perusahaan
pada umumnya dihubungkan dengan tujuan yang ingin dicapai perusahaan.
Agarwa et al. (2007) menemukan variabel-variabel yang telah diteliti yang
mempengaruhi kinerja usaha yang baru, yaitu pengusaha/individu, strategi usaha
baru, lingkungan dan struktur organisasi. Penelitian ini menekankan bahwa yang
memegang peranan terhadap kinerja adalah individu atau manajer. Davis et al.
(2010) menemukan kekuasaan manajerial merupakan komponen penting dalam
menentukan keberhasilan suatu orientasi kewirausahaan. Manajer puncak
memegang peranan dalam mengambil keputusan dan mengarahkan organisasi
dalam strategi. Berdasarkan bukti empiris bahwa manajer memiliki formal power,
informal power relative power (Davis et al., 2010).
Manajer mempunyai wewenang dalam mengambil keputusan dalam
menentukan strategi perusahaan. Manajer dengan menggunakan strategi
perusahaan memperdayakan seluruh sumber daya organisasi untuk mencapai
kinerja. Faktor lingkungan baik lingkungan internal maupun eskternal tidak dapat
diabaikan. Salah satu komponen lingkungan eksternal adalah faktor sosial budaya
(Ikhsan, 2011).
Gitman (1994) mengungkapkan bahwa kinerja perusahaan digunakan
untuk mengukur dampak dari strategi perusahaan. Strategi perusahaan selalu
diarahkan untuk menghasilkan kinerja, baik berupa kinerja pemasaran seperti
volume penjualan, market share, dan tingkat pertumbuhan penjualan, maupun
kinerja keuangan dengan menggunakan rasio keuangan seperti leverage ratio,
liquidity ratio, profitability dan efficiency ratio, dan market value ratio.
Kinerja perusahaan adalah gambaran mengenai tingkat pencapaian
pelaksanaan suatu kegiatan/program/kebijakan dalam mewujudkan sasaran,tujuan,
misi dan visi, organisasi yang tertuang dalam strategic planning suatu organisasi.
Pengukuran terhadap kinerja perusahaan sangat penting dilakukan karena
menampilkan hasil kemajuan pekerjaan terhadap tujuan dan sasaran yang telah
ditentukan sebelumnya, termasuk informasi atas efisiensi penggunaan sumber
daya dalam menghasilkan barang dan jasa, kualitas barang dan jasa (seberapa baik
barang dan jasa diserahkan kepada pelanggan dan sampai seberapa jauh
pelanggan terpuaskan), hasil kegiatan dibandingkan dengan maksud yang
diinginkan, dan efektivitas tindakan dalam mencapai tujuan (Mahsun, 2006:26).
Kinerja perusahaan merupakan analisis data serta pengendalian bagi
perusahaan. Pengukuran kinerja digunakan perusahaan untuk melakukan
perbaikan diatas kegiatan operasionalnya agar dapat bersaing dengan perusahaan
lain. Bagi investor informasi mengenai kinerja perusahaan dapat digunakan untuk
melihat apakah akan mempertahankan investasinya di perusahaan tersebut atau
mencari alternatif lain. Pengukuran juga dilakukan untuk memperlihatkan kepada
investor maupun pelanggan atau masyarakat secara umum bahwa perusahaan
memiliki kredibilitas yang baik (Munawir, 2008:53).
Kinerja perusahaan merupakan hasil dari semua keputusan manajemen
yang dilakukan secara terus menerus (Helfert, 1991). Kinerja perusahaan
merupakan konstruk (faktor) umum yang digunakan untuk mengukur pengaruh
dari sebuah kebijakan atau keputusan perusahaan. Pihak-pihak yang
berkepentingan dalam mengevaluasi kinerja perusahaan adalah pemilik
perusahaan (investor), para manajer, kreditur, pemerintah dan masyarakat.