Kinerja pemasaran merupakan ukuran prestasi yang diperoleh dari aktifitas
proses pemasaran secara menyeluruh dari sebuah perusahaan atau organisasi.
Selain itu, kinerja pemasaran juga dapat dipandang sebagai sebuah konsep yang
digunakan untuk mengukur sampai sejauh mana prestasi pasar yang telah dicapai
oleh suatu produk yang dihasilkan perusahaan. Ferdinand (2000) menyatakan
bahwa kinerja pemasaran merupakan faktor yang seringkali digunakan untuk
mengukur dampak dari strategi yang diterapkan perusahaan. Strategi perusahaan
selalu diarahkan untuk menghasilkan kinerja pemasaran (seperti volume penjualan
dan tingkat pertumbuhan penjualan ) yang baik dan juga kinerja keuangan yang
baik.
Belum ada kesepakatan diantara para peneliti tentang ukuran yang tepat
dari kinerja (Mahmood dan Hanafi, 2013). Pada umumnya ukuran kinerja
pemasaran diukur melalui nilai rupiah penjualan, ROI, dan ROA Namun ukuran
tersebut dipandang sebagai ukuran agregatif yang dihasilkan melalui proses
akuntansi dan keuangan, tetapi tidak digambarkan secara langsung kegiatan
manajemen, khususnya manajemen pemasaran. Oleh karena itu ukuran yang
sebaiknya digunakan adalah ukuran yang dapat menjelaskan aktivitas-aktivitas
pemasaran. (Bakti dan Harun, 2011)
Kinerja pasar didefinisikan sebagai usaha pengukuran tingkat kinerja
meliputi omset penjualan, jumlah pembeli, keuntungan dan pertumbuhan
penjualan (Voss dan Voss, 2000). Zaini et al., (2014) menilainya dari empat
indikator, yaitu pertumbuhan konsumen (customer growth), pertumbuhan
penjualan (sales growth), market share, dan profitability. Shabaz et al., (2014)
yang menjadi tolok ukur dalam suatu kinerja usaha termasuk didalamnya yaitu
peningkatan pertumbuhan penjualan, profitabilitas yang mampu dihasilkan
perusahaan dan produktifitas dalam usaha.
Kinerja pemasaran merupakan faktor yang seringkali digunakan untuk
mengukur dampak dari strategi perusahaan pada umumnya selalu diarahkan untuk
menghasilkan kinerja pemasaran yang unggul. Sehingga ukuran yang tepat
digunakan adalah yang dapat menjelaskan aktivitas-aktivitas pemasaran yang
menghasilkan kinerja pemasaran. Penelitian ini menggunakan ukuran kinerja
pasar mengacu pada penelitian Shahbaz et al., (2014) dan Zhang dan Bruning
(2011) yaitu : pertumbuhan penjualan, produktifitas, dan profitabilitas penjualan.
