Teori Manajemen(skripsi dan tesis)

Manajemen merupakan ilmu yang memiliki peran dalam mengidentifikasi,
menganalisis dan menetapkan tujuan-tujuan yang hendak dicapai, sekaligus
mengkoordinasikan secara efektif dan efisien seluruh sumber daya yang dimliki
oleh organisasi atau perusahaan. Kata manajemen berasal dari Bahasa Latin, yaitu
dari asal kata manus yang berarti tangan dan agere yang berarti melakukan. Katakata itu digabung menjadi kata kerja managere yang artinya menangani.
Managere diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dalam bentuk kata kerja to
manage, dengan kata benda management, dan manager untuk orang yang
melakukan kegiatan manajamen. Akhirnya management diterjemahkan ke dalam
Bahasa Indonesia menjadi manajemen atau pengelolaan.
Pengertian manajemen banyak dikemukakan oleh para ahli, Stephen P.
Robbins dan Mary Coulter (dalam Pamungkas, 2012), menyatakan bahwa
manajemen melibatkan aktivitas-aktivitas koordinasi dan pengawasan terhadap
pekerjaan orang lain, sehingga pekerjaan tersebut dapat diselesaikan secara efisien
dan efektif. Manajemen juga berupaya untuk menjadi efektif, dengan
menyelesaikan tugas-tugas demi terwujudnya sasaran-sasaran organisasi.
sedangkan Terry dan Rue (2010) mengemukakan bahwa manajemen merupakan
suatu proses khas yang terdiri atas tindakan-tindakan perencanaan,
pengorganisasian, penggerakan, dan pengendalian untuk menentukan serta
mencapai tujuan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya
lainnya. Pendapat tersebut sejalan dengan pendapat Appley dan Lee (2010) yang
menyatakan bahwa manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan
pengorganisasian, penyusunan, pengarahan dan pengawasan dari pada sumber
daya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Berdasarkan pendapat para ahli tersebut maka dapat disimpulkan bahwa
manajemen adalah seni dan ilmu dari suatu proses yang terdiri dari perencanaan,
pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan melalui pemanfaatan sumber
daya manusia dan sumber-sumber daya lainnya secara efektif dan efisien untuk
mencapai tujuan tertentu. Manajemen juga berupaya untuk menjadi efektif,
dengan menyelesaikan tugas-tugas demi terwujudnya sasaran-sasaran organisasi.
Banyak para ahli yang mengemukakan pendapatnya menegenai
pemahaman fungsi manajemen, fungsi-fungsi manajemen menurut para ahli
secara umum memiliki kesamaan, contohnya fungsi manajemen menurut Henry
Fayol, dan Gr Terry menyatakan ada 4 (empat) fungsi utama dari sebuah
manajemen, yaitu perencanaan – pengorganisasian – pengarahan – pengendalian.
Namun pendapat tersebut berbeda dengan 4 (empat) fungsi-fungsi manajemen
yang dikemukakan oleh Stephen P. Robbins dan Mary Coulter. Robbins dan
Coulter (2010) mengemukakan 4 (empat) fungsi manajemen, adalah sebagai
berikut.
1) Perencanaan (Planning), yaitu mendefinisikan sasaran-sasaran, menetapkan
strategi, dan mengembangkan rencana kerja untuk mengelola aktivitasaktivitas.
2) Penataan (Organizing), yaitu menentukan apa yang harus diselesaikan,
bagaimana caranya, dan siapa yang akan mengerjakannya.
3) Kepemimpinan (Leading), yaitu memotivasi, memimpin, dan tindakantindakan lainnya yang melibatkan interaksi dengan orang lain.
4) Pengendalian (Controlling), yaitu mengawasi aktivitas-aktivitas demi
memastikan segala sesuatunya terselesaikan sesuai rencana.