Pengertian audit Menurut Alvin A. Arrens, Randal J. Elder, Mark S.
Beasley (2014:4) yang dimaksud dengan audit adalah:
“Auditing is accumulated and evaluation of evidence about information
to determine and report on the degree of correspondence between the
information and established criteria. Auiditing should be done by a
competent independent person”.
Soekrisno Agoes (2012:4), Mendefinisikan audit sebagai berikut:
“Auditing adalah suatu pemeriksaan yang dilakukan secara kritis dan
sistematis, oleh pihak yang independen, terhadap laporan keuangan yang
telah disusun oleh manajemen, beserta catatan-catatan pembukuan dan
bukti-bukti pendukungnya, dengan tujuan untuk dapat memberikan
pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan tersebut.”
Menurut Mulyadi (2010: 19) pengertian auditing adalah sebagai berikut:
“Auditing adalah suatu proses sistematik untuk memperoleh dan
mengevaluasi bukti secara objektif mengenai pernyataan-pernyataan
tentang kegiatan dan kejadian ekonomi, dengan tujuan untuk menetapkan
tingkat kesesuaian antara pernyataan-pernyataan tersebut dengan kriteria
yang telah ditetapkan, serta penyampaian hasil-hasilnya kepada pemakai
yang berkepentingan.”
Dari beberapa definisi audit diatas dapat disimpulkan bahwa audit
merupakan suatu aktivitas yang sistematis untuk mengevaluasi dan melaporkan hasil bukti pemeriksaan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan dan pemeriksaan harus dilakukan oleh auditor yang memiliki kompetensi serta independen untuk dikomunikasikan kepada para pengguna para pengguna laporan keuangan
