Pengaruh Ukuran Perusahaan Terhadap Persistensi Laba (skripsi dan tesis)

Ukuran perusahaan menggambarkan besarnya aktiva yang dimiliki perusahaan. Besarnya total aktiva perusahaan mengindikasikan besarnya ukuran suatu perusahaan. Salah satu faktor penyebab stabilnya perusahaan juga berasal dari total aktiva perusahaan, karena perusahaan dengan total aktiva yang besar akan cenderung mempelihatkan kestabilannya serta memiliki perumbuhan laba yang lebih baik darpada perusahaan dengan total aktiva yang cenderung sedikit. Laba yang lebih besar yang dihasilkan perusahaan tentu berpengaruh terhadap persistensi laba, dimana semakin besar laba yang dihasilkan perusahaan maka laba perusahaan terebut dikatakan persisten sehingga mencerminkan kemampuan perusahaan dalam bertahan di masa depan. Ukuran perusahaan diklasifikasikan atas dasar skala operasi (besar atau kecil) dapat dipakai oleh investor sebagai salah satu variabel dalam menentukan keputusan investasi. Tolak ukur yang menunjukkan besar kecilnya suatu perusahaan, antara lain total penjualan, rata-rata tingkat penjualan dan total aktiva (Panjaitan, 2004). Penelitian terdahulu oleh Dewi dan Putri (2015) menemukan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif pada persistensi laba. Penelitian Junawatiningsih dan Harto juga menemukan hasil yang serupa bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap persistensi laba. Namun, hal ini berbanding terbalik dengan penelitian Nurochman dan Solikhah (2015) dan Putra (2016) yang menemukan hasil bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap persistensi laba.