Besaran Akrual (skripsi dan tesis)

Menurut Dechow dan Dichev (2002), besaran akrual adalah besaran
pendapatan diakui pada saat hak kesatuan usaha timbul lantaran penyerahan barang ke pihak luar dan biaya diakui pada saat kewajiban timbul lantaran
penggunaan sumber ekonomik yang melekat pada barang yang diserahkan
tersebut.Sedangkan Subramanyam dan Wild (2010), mendefinisikan bahwa akrual
merupakan jumlah penyesuaian akuntansi yang membuat laba bersih berbeda dari
arus kas bersih.
Laba dalam laporan keuangan akuntansi sering digunakan oleh investor
maupun calon investor untuk pengambilan keputusan. Keputusan tersebut akan
menentukan di perusahaan mana mereka akan berinvestasi. Sehingga oleh
manajemen, ada kemungkinan untuk merekayasa laba agar dapat menarik minat
para investor dan calon investor untuk menanamkan investasinya lebih banyak
lagi.Jika begitu maka tidaklah mustahil jika terjadi asimetri informasi antara pihak
manajemen dan pihak eksternal perusahaan.
Laba akuntansi yang persisten adalah laba akuntansi yang memiliki sedikit
atau tidak mengandung akrual dan dapat mencerminkan kinerja keuangan
perusahaan yang sesungguhnya (Chandrarin, 2003).Besaran akrual dihitung
dengan menghitung standar deviasi antara selisih laba sebelum item-iten luar
biasa dengan aliran kas operasi.