Menurut Rangkuti (2015) loyalitas konsumen dibagi menjadi tingkatan-
tingkatan yang berbeda yaitu lima tingkatan
loyalitas konsumen. Berikut merupakan penjelasan dari bentuk piramida di atas.
- Tingkat loyalitas pertama yaitu yang berada pada dasar piramida yaitu
konsumen sama sekali tidak memiliki loyalitas dan tidak tertarik untuk
melakukan pembelian. Oleh karena itu, pengaruh merek sangat kecil bagi
keputusan pembelian konsumen. Tipe ini disebut dengan switcher yang
berarti konsumen selalu beralih dari merek atau perusahaan tertentu atau
bisa disebut dengan price buyer yang berarti konsumen lebih
memperhatikan harga dibandingkan merek atau perusahaan. - Tingkat loyalitas konsumen yang kedua yaitu para konsumen akan merasa
cukup puas dengan produk yang dibeli atau minimalnya tidak mengalami
kekecewaan. Konsumen dengan tingkat loyalitas ini disebut dengan
habitual buyer yang mana konsumen loyal hanya karena terbiasa . - Tingkat loyalitas ketiga atau tingkat pertengahan yaitu tingkat loyalitas
dengan konsumen yang merasa puas terhadap produk atau pelayanan yang
diberikan. Konsumen pada tingkat ketiga disebut loyal karena mereka
telah puas dan tidak ingin mengambil resiko berpindah kepada merek atau
perusahaan lainnya karena harus memikul biaya peralihan atau switching
cost baik dari segi waktu, tenaga, uang ataupun risiko lainnya. Kelompok
konsumen pada tingkat ini disebut dengan satisfied buyer. - Tingkat loyalitas keempat yaitu tingkat dengan konsumen yang sungguh-
sungguh menyukai merek/perusahaan tersebut. Mereka biasanya telah
membandingkan merek/produk tersebut dengan merek/produk pesaing.
Konsumen pada tingkatan loyalitas ini akan memilih merek/produk pilihan
mereka karena mereka telah berpengalaman dan mendapatkan kualitas
yang tinggi dari merek yang mereka gunakan sehingga mereka memiliki
perasaan emosional tersendiri untuk menyukai merek/produk tersebut. - Tingkat loyalitas paling atas atau kelima yaitu tingkat dengan pelanggan
yang setia. Konsumen pada tingkat ini akan merasa sangat bangga telah
menemukan dan memakai atau menggunakan merek tersebut. Para
konsumen pada tingkat ini akan memilih merek atau produk tersebut
karena hal itu sangat penting bagi mereka. Konsumen pada tingkat teratas
ini disebut dengan commited buyers
