Definisi Inovasi


Menurut Asmara dan Rahayu (2019: 59), inovasi diambil
berdasarkan bahasa serapan Inggris yaitu innovation. Arti dari kata
ini sendiri merujuk pada sesuatu hal yang baru. Definisi dari
inovasi tersendiri memiliki makna cakupan yang sangat luas, dan
tidak hanya mengampu satu bidang tertentu saja, namun hampir di
seluruh aspek kehidupan manusia.
Menurut Rogers sebagaimana dikutip oleh Asmara dan Rahayu
(2019:61), inovasi memiliki makna ide atau gagasan, praktik, atau
objek yang dipersepsikan sebagai sesuatu hal yang baru baik oleh
individu atau kelompok organisasi tertentu yang mengadopsi hal-
hal baru tersebu
Menurut Okpara sebagaimana dikutip dalam Asmara dan
Rahayu (2019:65), inovasi adalah bentuk implementatif dari
inspirasi kreatif. Penelitian menunjukkan bahwa inovasi bukan
menjadi praktik yang linear, bukan juga serangkaian tahap kegiatan
penelitian dan pengembangan, paten, hingga komersialisasi, namun
hasil dari pemecahan kreativitas yang mana melibatkan banyak
aktof dan bagian-bagian pekerjaan tertentu yang menjadikan hal
tersebut bukan di ruang tertutup, hal ini berarti butuh banyak
interaksi lintas sektor untuk menghasilkan suatu inovasi.
Menurut Kristiawan et al. (2018:5), inovasi (innovation)
merupakan suatu ide, barang, kejadian, atau metode yang dirasakan
atau diamati sebagai sebuah hal yang baru bagi seseorang maupun
sekelompok orang, baik berupa hasil diskoveri (discovery) maupun
invensi (invention). Tujuan dari pengadaan inovasi sendiri adalah
untuk memecahkan suatu permasalahan tertentu.
Menurut Elly sebagaimana dikutip dalam Kristiawan et al.
(2018:3), “An innovation is an idea for accomplishing some
recognition social and in a new way or for a means of
accomplishing some social.” Sedangkan menurut Zaltman, “An
innovation is any idea, practice, or mate artifact perceived to be
new by the relevant unit of adopt. The innovation is the change
object. A change is the alter a part of the actor in response to a
situation. The requirement of the situation often involve to a new
requirement is an inventive process producing an invention.
However, all innovations, since not everything an individual or
formal or informal group adopt is perceived as new.” Hal ini dapat
disimpulkan bahwa inovasi merupakan sebuah ide, atau gagasan,
praktik, maupun buatan-buatan, yang digunakan sebagai hal yang
baru.
Maka, dapat disimpulkan bahwa inovasi adalah hal-hal baru
berupa gagasan maupun produk dalam bentuk materi maupun non
materi untuk memecahkan permasalahan kebutuhan individu
maupun non individu.
2) Inovasi dalam Pelayanan Publik
Asmara dan Rahayu (2019:60) membedakan inovasi menjadi
dua yaitu inovasi pelayanan publik dan inovasi pelayanan swasta.
Inovasi di sektor pelayanan publik memiliki karakteristik khusus
dengan beberapa pembeda utama. Hal ini sesuai dengan pendapat
Windrum (2008:8), yang memberikan penjelasan bahwa inovasi
sektor publik memiliki enam bentuk tertentu, sebagai berikut:
a) Inovasi pelayanan, yaitu inovasi yang terdapat dalam suatu
produk barang dan/jasa yang dihasilkan oleh organisasi
publik;
b) Inovasi pelayanan deliveri, yaitu bentuk inovasi yang
dilakukan di bidang jasa ekspedisi guna
menyampaikan/mengantarkan suatu bentuk produk materi
yang bisa dirasakan secara langsung kegunaannya;
c) Inovasi administrasi dan organisasi, yaitu inovasi yang
terjadi dalam struktur, sistem, prosedur, dan rutinitas di
dalam organisasi;
d) Inovasi konsep, yaitu inovasi yang merupakan ide-ide awal
atau persepsi untuk mengubah organisasi lebih baik;
e) Inovasi kebijakan, yaitu bentuk inovasi yang merupakan
pembaruan dari bentuk-bentuk kebijakan yang akan dan
sedang dijalankan;
f) Inovasi sistemik, yaitu bentuk inovasi yang merupakan
cara-cara dari suatu organisasi dalam menjalin hubungan
atau kerjasama dengan organisasi lain baik sesama
organisasi di sektor publik maupun dengan swasta.
Inovasi di sektor pelayanan publik memiliki definisi turunan
dari inovasi itu sendiri, yakni sebagai hal-hal baru yang diterapkan
untuk kebermanfaatan di bidang pelayanan publik.library.uns.ac.id digilib.uns.ac.id