Untuk melihat kepemimpinan seorang pemimpin dapat dilihat melalui
indikator-indikator. Menurut Se Tun Huseno (2021:21)), indikator-indikator
yang dapat dilihat adalah sebagai berikut:
- Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi orang lain untuk
memahami dan setuju dengan apa yang perlu dilakukan dan
bagaimana tugas itu dilakukandan bagaimana tugas itu dilakukan
secara efektif, serta proses untuk mempasilitasi upaya individu dan
kolektif untuk mencapai tujuan bersama - Kepemimpinan adalah kemampuan individu untuk mempengaruhi,
memotivasi, dan membuat orang lain mampu memberikan
kontribusinya demi efektivitas dan keberhasilan organisasi - Kepemimpinan berarti (i), melibatkan orang atau pihak lain, yaitu
para pegawai atau para pengikut; (ii), melibatkan suatu distribusi
kekuasaan yang tidak sama antara para peimpin dengan para
anggota kelompoknya. - Keberhasilan kepemimpinan dalam teori sifat sangat tergantung,
kepemimpinan memiliki sifat yang menonjol dalam mengjhadapi
situasi, kondisi dan waktu untuk mendukung gaya kepemimpinan
yang dimiliki - Perilaku kepemimpinan dapat diterima baik oleh pegawai sepanjang
kepemimpinan dapat memberikan kepuasan pada mereka, atau
sebagai harapan mendapatkan kepuasan masa depan. - Kepemimpinan transpormasional bisa membantu para anggota
organisasi untuk melampai kepentingan pribadi mereka masing-
masing dengan mencapai misi dan tujuan organisasi. - Kepemimpinan melibatkan aspek-aspek seperti nilai, rasa percaya,
integritas, keadilan, etika, visi, karisma, pelaku perubahan, motivasi,
komunisasi dan efektivitas organisasional.
Adapun indikator kepemimpinan menurut Susi Adiawty (2020 : 401)
adalah sebagao berikut: - Mampu melihatan permasalahan secara menyeluruh
- Mampu menyusun hubungan antara peristiwa secara secara
dinamis - Mengambil inisiatif untuk melakukan perbaikan
- Mampu membuat ketertiban dan keteraturan
- Selalu mencoba hal baru
- Mendorong dan menghargai kreativitas
- Melayani dan berempati
- Melakukan persuasi dalam mencapai tujuan
- Membangun komitmen
