Menurut syaiful Eko Febrianto (2021 : 2) faktor-faktor yang
mempengaruhi kepemimpinan adalah sebagai berikut:
- Kepemimpinan berpengaruh terhadap kerja sama tim
Kepemimpinan yang baik memberikan pengalaman,
keterampilan, dan sikap pribadinya untuk membangkitkan semangat
dan tim kerja, pemimpin yang efektif mampu memberikan
pengarahan terhadap usaha semua pegawai dalam mencapai tujuan
organisasi. - Komunikasi efektif berpengaruh kepemimpinan dan Kerjasama tim
Komunikasi yang baik sangat penting dimiliki oleh seorang
pimpinan karena berkaitan berkaitan dengan tugasnya untuk
membimbing, mempengaruhi, mengarahkan, serta mendorong
anggota untuk melakukan tugas aktifitas mmereka guna mencapai
tujuan bersama. - Pendekatan kepemimpinan berpengaruh terhadap Kerjasama tim
Kepemimpinan yang baik memberikan pengalaman,
keterampilan, dan sikap pribadinya untuk membangkitkan semangat
dan tin kerja. Kepemimpinan yang efektif mampu memberikan
pengarahan terhadap usaha semua pegawai dan mencapai tujuan
organisasi. - Efektivitas tim
Tim yang berhasil mencapai tujuannya (teams that are able to
achieve their purope). Dalam sebuah tim efektif, seluruh komponen
tim bekerja dengan sungguh-sungguh sesuai dengan peran dan
fungsinya asing-masing.
Sedangkan menurut Bagus Julianto (2021 : 5) faktor-faktor yang
mempengaruhi kepemimpinan yaitu sebagai berikut: - Kepemimpinan berpengaruh terhadap organisasi professional
Kemampuan seorang pemimpin dalam mempengaruhi
pengikutnya merupakan faktor dominan yang menentukan
keberhasilan suatu organisasi, karena kepemimpinan memiliki peran
sebagai coordinator, motivator, dan katalis yang akan membawa
organisasi pada puncak keberhasilan. - Kinerja berpengaruh terhadap kepemimpinan
Apabila kepemimpinan yang diberikan kepada karyawan baik,
maka kepuasan kerja karyawan akan tercipta sehingga karyawan
akan lebih bersemangatnndalam bekerja - Efektivitas kepemimpinan
Efektivitas kepemimpinan dapat diukur dengan mempergunakan
tolak ukur yang sesuai dengan jenis dan sifat kelompok yang
dipimpin. Tolak ukur yang berbeda itu sebenarnya bersumber dari
satu tolak ukur, yaitu tujuan organisasi.
