Risiko

 Risiko adalah suatu keadaan dimana terdapat unsur ketidakpastian dan unsur bahaya, akibat atau konsekuensi dari suatu proses yang sedang berlangsung maupun kejadian yang akan datang. Menurut Coso Erm (2004) pengertian risiko adalah kemungkinan terjadinya suatu peristiwa yang dapat berpengaruh terhadap suatu pencapaian tujuan organisasi. Menurut Hanafi (2000) Pengertian risiko menurut Hanafi adalah besarnya penyimpangan antara tingkat pengembalian yang diharapkan (expected return-ER) dengan tingkat pengembalian aktual (actual return)

Berdasarkan ILO (2009), risiko adalah kombinasi dan konsekuensi suatu kejadian yang berbahaya dan peluang terjadinya kejadian tersebut. Pemaparan dari beberapa ahli diatas, dapat disimpulkan bahwa risiko merupakan kemungkinan terjadinya kejadian yang berbahaya dengan tingkat keparahan suatu cidera atau sakit penyakit yang timbul dalam aktivitas yang menyangkut aspek manusia, peralatan, material dan lingkungan kerja. Risiko dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis, yaitu:

  1. Risiko yang diketahui

Risiko yang dapat diungkapkan setelah dilakukan evaluasi secara hati-hati terhadap rencana proyek, bisnis dan lingkungan teknik dimana proyek sedang dikembangkan, serta sumber informasinya seperti:

  1. Tanggal penyampaian tidak realistis
  2. Kurangnya ruang lingkup
  3. Kurangnya persyaratan yang terdokumentasi
  4. Lingkungan yang buruk
  5. Risiko yang diramalkan

Risiko yang di dapatkan dari pengaman proyek sebelumnya, seperti :

  1. Komunikasi yang buruk dengan para pelanggan
  2. Pergantian staf
  3. Mengurangi usaha staf bila permintaan pemeliharaan berlangsung dilayani
  4. Risiko yang tidak diketahui

Risiko ini dapat benar-benar terjadi, tetapi sangat sulit untuk diidentifikasi sebelumnya.