Brand awareness adalah persepsi rasa suka, bahkan tingkah laku seseorang konsumen
karena orang-orang menyukai hal-hal yang familiar bagi mereka dan cenderung
menganggap hal-hal positif yang sudah mereka kenal dengan baik, kesadaran merek sering
kali diremehkan padahal sangat berpengaruh bahwa kesanggupan sesorang pembeli untuk
mengenali atau mengingat kembali bahwa suatu merek merupakan bagian dari kategori
produk tertent. Menurut Surahman dalam Saryadi (2015) menjelaskan kesadaran merek
(brand awareness) merupakan tingkat pertama dalam menerima atau melihat dan mendengar
tentang informasi sebuah produk beserta merekyang bisa dijelaskan pada beberapa hal
seperti, sadaradanya merek, mengenali merek, mengingat sebuah merek dan berada pada
puncak pemikiran. Ulasan-ulasan konsumen pada suatu produk dapat mempengaruhi calon
konsumen untuk memunculkan intensi pembelian hingga akhirnya membuat sebuah
keputusan pembelian. Penelitian yang dilakukan oleh Zumrotus Sholikha (2018). “Pengaruh
electronic word of mouth (EWOM) dan kesadaran merek terhadap niat pembelian motor
honda yang dimediasi citra merek” mengungkapkan bawa electronic word of mouth dan
kesadaran merek berpengaruh terhadap niat pembelian yang dimediasia citra merek.
