Menurut Bangun (2012, p.231), “Kinerja” adalah “Hasil pekerjaan yang
dicapai karyawan berdasarkan persyaratan – persyaratan pekerjaan”.
Kinerja dalam Bahasa Inggris disebut dengan Performance, yang juga
memiliki arti prestasi. Maka jika dilihat secara harfiah arti dari kinerja
adalah hasil / prestasi kerja / usaha seseorang. Dalam organisasi, kinerja
dapat diartikan sebagai pencapaian tujuan yang telah ditetapkan dalam
organisasi (Soekidjo Notoatmodjo 2009, p.124). According to Ilgen and
Schneider in Sanusi (2015), performance is what the person or the
system does. From this view, it appears that the per-formance is seen as
a process of how something is done. Therefore, a good performance
measurement views whether or not a particular activity can get the
expected results. (Menurut Ilgen dan Schneider dalam Sanusi (2015),
Kinerja adalah apa yang dilakukan orang atau sistem. Dari pandangan
ini, tampak bahwa kinerja dipandang sebagai proses bagaimana sesuatu
dilakukan. Oleh karena itu, pengukuran kinerja yang baik dilihat apakah
suatu kegiatan tertentu dapat memperoleh hasil yang diharapkan).
Sedangkan menurut Anwar Prabu Mangkunegara (2013, p.9) Kinerja
merupakan istilah yang berasal dari dari kata Job Performance atau
Aktual Performance (prestasi kerja atau prestasi sesungguhnya yang
dicapai seseorang)
