Setiap organisasi memiliki budaya yang berbeda – beda, masing – masing
organisasi memiliki prinsip tersendiri dalam menjalankan organisasinya, dalam
memilih cara memecahkan masalah, dan mengambil keputusan organisasi.
Menurut (Kreitner & Kinicki, 2013) secara umum terdapat tiga jenis budaya
organisasi yaitu:
- Budaya konstruktif merupakan budaya di mana para pegawai didorong untuk
berinteraksi dengan orang lain dan mengerjakan tugas dan proyeknya dengan
cara yang akan membantu mereka dalam memuaskan kebutuhannya untuk
tumbuh dan berkembang. Budaya ini mendukung keyakinan normatif yang
berhubungan dengan pencapaian tujuan aktualisasi diri, penghargaan yang
manusiawi, dan persatuan. - Budaya pasif-defensif bercirikan keyakinan yang memungkinkan bahwa
pegawai berinteraksi dengan pegawai lainnya dengan cara yang tidak
mengancam keamanan kerja sendiri. Budaya ini mendorong keyakinan
normatif yang berhubungan dengan persetujuan, konvensional,
ketergantungan, dan penghidupan. - Budaya agresif defensive mendorong pegawainya untuk mengerjakan
tugasnya dengan kerja keras untuk melindungi keamanan kerja dan status
mereka. Budaya ini lebih bercirikan keyakinan normatif yang mencerminkan
oposisi, kekuasaan, kompetitif dan perfeksionis.
