Menurut Quinn dan McGrath (dalam Ernawan, 2012: 7) jenis budaya
organisasi dapat ditentukan berdasarkan proses informasi sebagai berikut:
- Budaya Rasional
Dalam budaya ini, proses informasi individual (klarifikasi sasaran
pertimbangan logika, perangkat pengarahan) diasumsikan sebagai sarana bagi
tujuan kinerja yang ditunjukkan (efisiensi, produktivitas, dan keuntungan atau
dampak). - Budaya Ideologis
Dalam budaya ini, pemrosesan informasi intuitif (dari pengetahuan yang
dalam, pendapat dan inovasi) diasumsikan sebagai sarana bagi tujuan
revitalisasi (dukungan dari luar, perolehan sumber daya dan pertumbuhan). - Budaya Konsensus
Dalam budaya ini, pemrosesan informasi kolektif (diskusi, partisipasi, dan
konsensus) diasumsikan untuk menjadi sarana bagi tujuan kohesi (iklim, moral,
dan kerja sama kelompok). - Budaya Hirearkis
Dalam budaya ini, pemrosesan informasi formal (dokumentasi, komputasi,
dan evaluasi) diasumsikan sebagai sarana bagi tujuan kesinambungan
(stabilitas, kontrol, dan kordinasi).
