Menurut Edison, dkk (2017) kinerja merupakan usaha karyawan
untuk menghasilkan suatu proses tujuan organisasi yang mengacu
ketentuan yang sudah disepakati sebelumnya. Melihat kinerja
merupakan hasil kerja yang dilakukan oleh anggota-anggota di suatu
organisasi. Ketika kinerja karyawan tidak dihasilkan secara
maksimal maka output yang di hasilkan dalam organisasipun tidak
akan maksimal. Kinerja berkaitan dengan efektivitas, efisiensi, daya
tanggap, dan keadilan. Hal ini merupakan kombinasi beberapa hal
yang berkaitan dalam suatu organisasi untuk meningkatkan kualitas
organisasi tersebut.
Mangkunegara (2005, dalam Kadafi, 2010) menyatakan hasil dari
kerja dapat berupa kuantitas dan kualitas yang dicapai oleh
karyawan perusahaan dalam melaksanakan tugasnya sesuai tanggung
jawab yang diamanahkan. Kualitas berkaitan dengan mutu yang
dihasilkan karyawan baik berupa ketelitian, kerapihan,
ketelatenannya dalam pekerjaannya. Sedangkan kuantitas berkaitan
dengan jumlah yang perlu dihasilkan oleh karyawan dalam
melaksanakan kerjanya.
Menurut Hasibuan (2002) kinerja karyawan atau bisa dikatakan
dengan hasil kerja, merupakan hasil karyawan dalam melaksanakan
tugas-tugasnya dengan usaha, kemampuan dan kecapakan mereka.
Hal tersebut berbanding searah ketika usaha, kemampuan, dan
kecakapan dikerahkan secara maksimal maka hasil yang akan
diperolehpun akan maksimal. Tanpa melupakan standar dan kriteria
yang sudah ditetapkan
