Ciri – ciri Budaya Oganisasi Kuat dan Lemah


Darojat (2015:56) berpendapat perusahaan yang handal pasti membangun
budaya organisasi kuat dan unggul. Budaya organisasi kuat menciptakan perilaku
kerja positif yang handal dan konsisten, sebagai berikut:

  1. Fokus mencari kesempurnaan, mengejar kesempurnaan merupakan sifat dari
    budaya organisasi kuat. Perbaikan secara terus-menerus dan upaya mencapai
    reputasi perusahaan sesuai dengan visi perusahaan
  2. Menciptakan lingkungan kerja yang membuat semua orang di dalamnya
    berinteraksi dengan efektif dan produktif untuk menciptakan kemajuan dan
    kinerja tertinggi.
  3. Menjadi kunci keberhasilan perusahaan. Budaya kuat berarti nilai-nilai inti
    perusahaan betul-betul menjadi ideologi, yang dipatuhi dan dijalankan dalam
    kehidupan sehari-hari di tempat kerja. ini adalah tentang apa yang setiap orang
    berjuang bersama kesetiaannya pada misi dan visi perusahaan.
  4. Muncul dari sikap dan perilaku yang sangat sederhana terhadap inti perusahaan.
    Ini adalah sesuatu yang sangat organik, dan sikap yang paling murni atas nilainilai budaya perusahaan, yang telah diklarifikasi dengan baik oleh perusahaan.
    Budaya perusahaan tidak dapat sekedar dislogankan dan dijadikan kebiasaan
    dan perilaku hidup sehari-hari, tapi budaya harus diinternalisasikan,
    disosialisasikan, diterapkan, diimplementasikan, dan disadarkan ke dalam
    nurani setiap orang di dalam perusahaan melalui proses yang sangat detail
    melalui langkah demi langkah ke dalam karakter mental, perilaku, emosi, dan
    kebiasaan.
  5. Pengembangan budaya organisasi kuat sebaiknya dimulai sejak dini saat
    perusahaan masih kecil dan belum terlalu kompleks dengan bisnis dan
    operasionalnya. Bila sejak dini, maka penanaman pondasi budaya kuat akan
    menjadi sangat mudah. Sebab, jumlah karyawan, komplek sitas bisnis dan
    organisasi mungkin belum terlalu besar, sehingga menjadi mudah untuk
    membangun praktik internal yang terbiasa berperilaku secara kolektif dalam
    kolaborasi.
  6. Menciptakan kebiasaan, bahasa, gaya komunikasi dan praktek organisasi yang
    kelola sehat. Budaya yang sehat dan kuat akan membuat orang-orang dalamnya
    menjadi sangat berkomitmen untuk melayani organisasi, bisnis, proses, serta
    selalu menjadi magnet yang menarik dan menjaga pelanggan agar setia dengan
    perusahaan dan bisnisnya.
  7. Budaya organisasi kuat adalah budaya bersama untuk semua tingkatan dalam
    organisasi. Bila ada diskriminasi atas implementasi nilai-nilai inti budaya dalam
    perusahaan, maka keyakinan orang-orang terhadap nilai nilai budaya
    berkurang, dan akibatnya, perusahaan akan beroperasi dengan budaya yang
    tidak sehat, dan lama kelamaan akan menjadi budaya yang lemah dan tak
    mampu lagi berbagi cerita keyakinan, tujuan, rencana, bahasa, hasil dan rasa
    kepemilikan.
  8. Membangun budaya organisasi kuat bukanlah proses dalam hitungan dalam
    periode tapi merupakan proses setiap hari dan berkelanjutan secara terusmenerus melalui sosialisasi dari waktu ke waktu, dengan kepercayaan dan
    semangat, yang peduli terhadap adanya budaya yang kuat.
  9. Membangun budaya organisasi kuat sifatnya evolusi, dan perlu menemukan
    hati nurani setiap orang di dalam perusahaan, agar semua nya dapat memahami
    dan menjalankan nilai-nilai perusahaan dan kesetiaan kepada perusahaan.
    Budaya itu hidup dan berkembang sesuai realitas kreatif yang muncul dari cara
    berpikir dan bertindak. Oleh karena itu, budaya perusahaan harus dipimpin,
    dipelihara, terus menerus dipantau dan disesuaikan. Setiap orang di dalam
    perusahaan harus dapat bahwa budaya perusahaan mampu menjadikan
    lingkungan tumbuh dan terus berkembang. Bila budaya sudah tidak mampu lagi
    menjawab tantangan, maka perubahan adalah satu-satunya cara, agar budaya
    yang ada bisa dimodifikasi kembali dan disesuaikan dengan kebutuhan.
  10. Menjadi tempat di mana setiap orang punya ide yang sangat jelas, tentang apa
    yang ingin mereka berikan dan kontribusikan untuk masa depan mereka dan
    perusahaan. Budaya organisasi kuat akan menciptakan kerja di dalam
    lingkungan yang aman dan nyaman, serta memungkinkan setiap orang untuk
    belajar, tumbuh, dan fokus pada sehari-hari mereka.
  11. Menciptakan lingkungan kerja yang tumbuh untuk sukses. Menciptakan
    ingkungan dimana setiap orang satu sama lain, saling mendukung dan mengakui
    upaya masing-masing, dan berprestasi Saling memberikan penghargaan positif
    untuk perilaku yang positif Saling berbagi informasi, dan saling menyadari cara
    membawa perusa haan sesuai arah visi yang jelas.
  12. Memiliki program insentif untuk menghargai usaha dan meningkatkan kualitas
    hidup setiap orang di dalam perusahaan. Termasuk, memiliki keyakinan bahwa
    setiap karyawan yang sehat jiwa dan raga, akan menjadi aset yang membuat
    perusahaan tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan di sepanjang jaman.