Tujuan Pengendalian Kualitas


Tujuan dari pengendalian kualitas menurut Sofjan (2005: 210) adalah:

  1. Agar barang hasil produksi dapat mencapai standar kualitas yang telah
    ditetapkan.
  2. Mengusahakan agar biaya inspeksi dapat menjadi sekecil mungkin.
  3. Mengusahakan agar biaya desain dari produk dan proses dengan menggunakan
    kualitas produksi tertentu dapat menjadi sekecil mungkin.
  4. Mengusahakan agar biaya produksi dapat menjadi serendah mungkin.
    Tujuan utama pengendalian kualitas adalah untuk mendapatkan jaminan
    bahwa kualitas produk atau jasa yang dihasilkan sesuai dengan standar kualitas
    yang telah ditetapkan dengan mengeluarkan biaya yang ekonomis atau serendah
    mungkin. Pengendalian kualitas tidak dapat dilepaskan dari pengendalian
    produksi, karena pengendalian kualitas merupakan bagian dari pengendalian
    produksi. Pengendalian produksi baik secara kualitas maupun kuantitas
    merupakan kegiatan yang sangat penting dalam suatu perusahaan. Hal ini
    disebabkan karena semua kegiatan produksi yang dilaksanakan akan
    dikendalikan, supaya barang dan jasa yang dihasilkan sesuai dengan rencana yang
    telah ditetapkan, dimana penyimpangan-penyimpangan yang terjadi diusahakan
    serendah-rendahnya.