Pengendalian Kualitas adalah Vincent (2005: 480), pengendalian adalah:
Control can mean an evaluation to indicate needed corrective responses, the act
guiding, or the state of process in which the variability is attribute to a constant
system of chance courses. Jadi pengendalian dapat diartikan sebagai kegiatan
yang dilakukan untuk memantau aktivitas dan memastikan kinerja sebenarnya
yang dilakukan telah sesuai dengan yang direncanakan. Selanjutnya pengertian
pengendalian kualitas dalam arti menyeluruh adalah sebagai berikut :
Pengertian pengendalian kualitas menurut Sofian (2005: 210) adalah:
Pengawasan mutu merupakan usaha untuk mempertahankan mutu/kualitas dari
barang yang dihasilkan, agar sesuai dengan spesifikasi produk yang telah
ditetapkan berdasarkan kebijaksanaan pimpinan perusahaan. Menurut Vincent
(2005: 480), pengendalian kualitas adalah:
“Quality control is the operational techniques and activities used to fulfill
requirements for quality”. Berdasarkan pengertian di atas, maka dapat ditarik
kesimpulan bahwa pengendalian kualitas adalah suatu teknik dan
aktivitas/tindakan yang terencana yang dilakukan untuk mencapai,
mempertahankan dan meingkatkan kualitas suatu produk dan jasa agar sesuai
dengan standar yang telah ditetapkan dan dapat memenuhi kepuasan konsumen.
Pengendalian Kualitas menurut (Wignjosoebroto, 2006: 252) Suatu sistem
verifikasi dan penjagaan/perawatan dari suatu tingkat/derajat kualitas produk atau
proses yang dikehendaki dengan cara perencanaan yang seksama, pemakaian
peralatan yang sesuai, inspeksi yang terus menerus, serta tindakan korektif
bilamana diperlukan
