Menurut Tjiptono (2008), Promosi adalah “Suatu bentuk komunikasi
pemasaran. Komunikasi pemasaran adalah aktivitas pemasaran yang berusaha
menyebarkan informasi, mempengaruhi/membujuk, dan mengingatkan pasar
sasaran atau perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli, dan
loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan”. Menurut
Menurut Alma (2007), Promosi adalah “Sejenis komunikasi yang memberikan
penjelasan yang meyakinkan calon konsumen tentang barang dan jasa”. Menurut
Swastha dan Irawan (2005), Promosi adalah Promosi adalah arus informasi atau
persuasi satu arah untuk mengarahkan seorang atau organisasi terhadap tindakan
yang menciptakan pertukaran dalam pemasaran. Menurut Tjiptono (2002),
promosi adalah bentuk komunikasi pemasaran artinya aktivitas pemasaran yang
berupaya menyebarkan informasi, mempengaruhi/membujuk dan mengingatkan
pasar sasaran atau perusahaan dan produknya agar bersedia membeli, menerima
produk yang ditawarkan oleh perusahaan yang bersangkutan.
Menurut Alma (2016) ada 4 elemen-elemen promosi sebagai berikut:
a. Advertising, menyampaikan pesan-pesan penjualan yang diarahkan kepada
masyarakat melalui cara-cara persuasif dengan tujuan menjual barang, jasa
atau ide.
b. Personal Selling, cara penjualan personal selling adalah cara yang paling tua
dan penting, cara ini adalah satu-satunya cara dari sales promotion yang dapat
menggugah hati pembeli dengan segera, dan pada tempat dan waktu itu juga
diharapkan konsumen untuk dapat mengambil keputusan untuk membeli.
c. Public Relation, artinya menciptakan relasi yang baik dengan masyarakat,
agar masyarakat memiliki image yang baik terhadap perusahaan.
d. Sales Promotion, tugas dari advertising adalah memberi ajakan kepada
pembeli untuk mengenal dan membeli produk, sedangkan sales promotion
mengajak mereka agar membeli sekarang, seperti pemberian diskon, hadiah
langsung dan lain-lain
