Menurut (Abdullah, 2018) dalam meningkatkan mutu pelayanan secara dinamis
diperlukan indikator utama yang mampu mendukung mutu pelayanan tersebut sebagai
berikut :
a. Bukti Fisik (tangible)
Bukti Fisik (tangible) adalah aspek nyata yang dapat dilihat dan diraba.
Tersedianya fasilitas fisik seperti peralatan pemeriksaan, kantor, gedung, petugas
medis dan non medis, pekerja dan alat-alat pendukung yang digunakan dalam
memberikan pelayanan kepada pelanggan.
b. Keandalan ( reliability)
Keandalan (reliability) merupakan aspek-aspek kehandalan sistem pelayanan yang
diberikan oleh penyedia jasa seperti kemampuan memberikan pelayanan yang
dijanjikan dengan segera, akurat dan memuaskan.
c. Daya Tanggap (responsiveness)
Daya Tanggap (responsiveness) merupakan keinginan untuk membantu dan
menyediakan jasa atau pelayanan yang dibutuhkan oleh pelanggan. Dapat juga
berarti kecepatan pemberi jasa salam memberikan pelayanan sekaligus mampu
menangkap aspirasi-aspirasi yang muncul dari pelanggan.
d. Jaminan (assurance)
Jaminan (assurance) merupakan jaminan bahwa jasa yang ditawarkan memberikan
jaminan keamanan, kemampuan (kompetensi) sumberdaya manusia sesuai dengan
standard dan hal-hal yang sifatnya memberikan jaminan kepada pelanggan bahwa
seluruh unsur pemberian jasa sesuai dengan apa yang diharapkan.
e. Empati (empathy)
Empati (empathy) merupakan hal berkaitan dengan perhatian penuh kepada
pelanggan, misalnya melayani pasien dengan ramah, kemudahan dalam
memberikan pelayanan, komunikasi serta kemampuan memahami kebutuhan
pelanggan.
