Usaha pabrik konsentrat sapi perah bertujuan untuk menghasilkan kualitas
pakan yang berkualitas serta menghasilkan keuntungan. Keuntungan dan kerugian
hanya dapat diketahui apabila seluruh biaya produksi dan penerimaan
diperhitungkan, diantaranya dapat dilakukan dengan menghitung penerimaan,
biaya produksi, analisa kelayakan usaha, dan pendapatan (Santoso et al., 2014).
Analisis pendapatan berfungsi untuk mengukur berhasil tidaknya suatu usaha,
menentukan komponen utama pendapatan dan apakah komponen itu masih dapat
ditingkatkan atau tidak (Siregar et al., 2009).
Pendapatan adalah ukuran perbedaan antara penerimaan dan pengeluaran
pada periode tertentu, apabila perbedaan yang diperoleh adalah positif
mengindikasikan keuntungan bersih yang diperoleh, dan apabila negatif
mengindikasikan kerugian (Kay et al., 2004). Semakin besar pendapatan yang
diterima petani atau peternak akan semakin besar pula tingkat keberhasilan usaha.
Keuntungan yang rendah dapat disebabkan karena besar skala usaha yang tidak
memadai atau pengoperasian usaha yang tidak efisien (Santoso et al., 2014).
