Kepemilikan manajerial adalah manajer perusahaan memiliki bagian saham di
dalam perusahaan. Menurut Aluy, Tulung, dan Tasik (2017), kepemilikan
manajerial adalah presentase saham yang dimiliki manajer dan direksi suatu
perusahaan. Kepemilikan saham manajerial dapat membantu menyatukan
kepentingan antara manajer dengan pemegang saham, sehingga manajer dapat
merasakan secara langsung manfaat dari keputusan yang diambil dan dapat ikut
serta menanggung kerugian sebagai konsekuensi dari pengambilan keputusan yang
salah (Hidayah, 2015). Maka dari itu dengan adanya kepemilikan manajemen ini
dianggap dapat meningkatkan keseimbangan informasi antara pemegang saham
dan manajemen, sehingga mampu mengurangi masalah keagenan. (Dewi dan Putra;
2016). Selain itu manajer dalam perusahaan yang memiliki saham perusahaan akan
cenderung lebih bertanggung jawab dalam menjalankan perusahaan, mengambil
keputusan yang terbaik bagi perusahaan, dan melaporkan laporan keuangan dengan
benar dan jujur sehingga memiliki integritas laporan keuangan yang tinggi
(Mudasetia dan Solikhah; 2017)
