Hubungan Tangible dengan Kepuasan Konsumen

Bukti fisik yang baik akan mempengaruhi persepsi konsumen. Karena
suatu bentuk jasa tidak bisa dilihat, dicium ataupun diraba. Maka aspek
wujud fisik menjadi bagian penting sebagai alat ukur dari pelayanan. Pada
saat yang bersamaan, aspek bukti fisik mempengaruhi harapan konsumen,
karena bukti fisik yang baik maka harapan konsumen akan lebih tinggi.
Oleh karena itu, pihak GO-JEK dan driver harus memberikan bukti nyata
seperti melengkapi atribut kendaraan, menggunakan kendaraan dengan
kondisi baik atau mempermudah tampilan aplikasi GO-JEK.
Hubungan bukti fisik dengan kepuasan konsumen adalah wujud
fisik yang mempunyai pengaruh positif terhadap kepuasan konsumen.
Semakin baik persepsi konsumen dengan bukti fisik maka kepuasannya
akan meningkat dan menciptakan rasa loyal. Dan sebaliknya jika persepsi
konsumen terhadap bukti fisik buruk, maka kepuasan konsumen juga akan
semakin rendah