Pemasaran Jasa

Pemasaran jasa adalah mengenai janji-janji. Janji-janji yang dibuat
kepada pelanggan dan harus dijaga. Kerangka kerja strategi diketahui sebagai
service triangle yang memperkuat pentingnya orang dalam perusahaan dalam
membuat janji mereka dan sukses dalam membangun customer relationship
(Daryanto, 2011:236).
Pemasaran jasa merupakan aktivitas ekonomi yang hasilnya tidak
merupakan produk dalam bentuk fisik atau kontruksi, yang umumnya
dikonsumsi pada saat yang sama dengan waktu yang dihasilkan dan
memberikan nilai tambah (misalnya, kenyamanan, hiburan, kesenangan, atau
kesehatan) atau pemecahan atas masalah yang dihadapi oleh konsumen
(Lupiyoadi, 2013:7).
Menurut Tjiptono (2014:17) menjelaskan tentang pemasaran jasa secara
sederhana, istilah service mungkin bisa diartikan sebagai “melakukan sesuatu
bagi orang lain”. Akan tetapi, tidaklah mudah mencari padanan kata dalam
bahasa Indonesia yang pas untuk istilah terebut. Setidaknya ada tiga kata yang
bisa mengacu pada istilah tersebut, yakni jasa, layanan, dan service.
Dari pengertian diatas dapat disimpulkan pemasaran jasa adalah proses
setiap kegiatan atau manfaat yang ditawarkan dan diberikan oleh suatu pihak
yang pada dasarnya bersifat tidak berwujud (intangible). Dimana antara
pelanggan atau konsumen dan produsen (pihak pemberi jasa) mempunyai
keterkaitan satu sama lain, hal tersebut dapat terlihat dalam nilai tambah value
yang diberikanoleh produsen (pihak pemberi jasa) kepada pelanggan atau
konsumen dalam bentuk kenyamanan, kecepatan, dan kepercayaan.