Menurut Derson (dalam Nasution 2010), Manfaat utama dari
program pengukuran adalah terjadinya umpan balik yang segera
berarti dan obyektif. Dalam situasi rumah sakit manfaat yang dapat
diperoleh sebagai rekomendasi medis untuk kesembuhan pasien akan
menerima dengan senang hati diikuti oleh pasien yang merasa puas
terhadap pelayanan rumah sakit, sehingga terciptanya citrai positifi
dan nama baik rumah sakit karena pasien tersebut akan memberikan
kepuasannya kepada orang lain terhadap pelayanan, citra rumah sakit
akan menguntungkam secara sosial dan ekonomi, beberapa pihak
yangi berkepentingan di rumah sakit, seperti perusahaani asuransi
akan lebih menaruh kepercayaan pada rumah sakit yang mempunyai
citra positifi, diidalam rumah sakit yangi berusahai mewujudkani
kepuasan pasien akan lebih diwarnai dengan situasi pelayanan yang
menunjang hak-haki pasien.
Pengukuran tingkat kepuasan pasien yang selaku sebagai
konsumen jasai pelayanan keperawatan ataui sebagaii pelanggan di
rumah sakit atau puskesmas ialah untuk mengetahui sejauh mana
tingkat kepuasan pasien dan menghitung kepuasan konsumen
(Customer SatisfactionIndex) CSI khusus digunakani olehi pihak
manajemeni rumahi sakit atau puskesmas (Muninjaya, 2005:239-240)
yaitu :
a. Alati kebijakani pengambilani keputusan guna meningkatkan
kinerja rumah sakit atau puskesmas.
b. Alat untuk memantau dan mengendalikan aktivitas staf seharii hari
dalam memberikan pelayanan kepada pasien.
c. Alat untuk mencapai misi yang telah ditetapkan oleh rumah sakit
atau puskesmas yaitu memperoleh kepercayaan masyarakat melalui
kepuasan pasien dan keluarganya.
