keputusan pembelian ulang menunjukan keinginan pembeli untuk
melakukan kunjungan ulang dimasa yang akan datang. Perilaku pembelian ulang
sering kali di sama artikan dengan loyalitas. Namun keduanya berbeda, kegiatan
pembelian ulang hanya menyangkut pada pembelian ulang suatu produk tertentu
yang sama secara berulang, sedangkan untuk loyalitas cerminan komitmen
psikologis terhadap suatu produk tertentu.
Menurut Thamrin dan Francis (2012), minat beli ulang yaitu minat
pembelian berdasarkan pengalaman pembelian dimasa lalu. Minat beli ulang yang
tinggi adalah cerminan tingkat kepuasan yang tinggi oleh konsumen ketika
memutuskan untuk mengkonsumsi suatu produk. Keputusan untuk menggunakan
atau tidak suatu produk muncul ketika konsumen telah mencoba suatu produk dan
memunculkan rasa suka atau tidak suka pada produk itu. Rasa suka pada produk
muncul karena konsumen mempunyai anggapan bahwa produk tersebut
berkualitas baik atau mungkin lebih dari yang diingikan atau diharapkan
konsumen sama artinya dengan bahwa produk tersebut mendapat penilaian
yang0tinggi dari konsumen. Semakin tinggi minat beli ulang suatu produk dapat
membawa pengaruh baik dalam keberhasilan produk di pasar.
Minat pembelian ulang (repurchase intention) merupakan perilaku yang
timbul sebagai balasan pada suatu objek (Trisnawati et al, 2012). Minat pembelian
ulang memperlihatkan keinginan dari konsumen supaya melakukan pembelian
ulang di waktu yang akan datang. Pembelian ulang konsumen dijadikan suatu
tujuan oleh tiap produsen, hal ini dikarenakan menjadi salah satu faktor penting
untuk menentukan kelangsungan perusahaan mereka. Menurut Ali Hasan
(2018:131) minat beli ulang yaitu minat pembelian yang berdasarkan atas
pengalaman pembelian yang telah dilakukan dimasa lalu. Minat beli ulang yang
tinggi mencerminkan tingkat kepuasan yang tinggi dari konsumen. Menurut
Hellier et al dalam penelitian Khoirul Bhasyar (2016) minat pembelian kembali
adalah pertimbangan individu untuk membeli kembali yang ditunjuk dari
perusahaan yang sama, dengan mempertimbangkan situasi saat ini dan keadaan
yang mungkin terjadi.
Dapat disimpulkan bahwa minat pembelian ulang merupakan perilaku
konsumen yang memiliki keinginan melakukan pembelian ulang pada produk atau
jasa yang sudah dikonsumsi berdasarkan pengalaman di masa lalu, minat beli
yang tinggi didukung oleh kepuasan konsumen yang tinggi dimasa lalu.
