Kebutuhan dan keinginan nyatanya tidak mudah untuk diketahui. Pelanggan
bisa mengubah pemikirannya pada detik-detik terakhir. Tentu saja pemasar
mengharapkan pelanggan bersikap positif yaitu bersedia membeli barang yang
ditawarkan. Untuk menarik atau menumbuhkan minat beli pelanggan terlebih
dahulu pemasar harus memahami bagaimana pelanggan berkeputusan.
Menurut Assael Sukmawati dan Suyono yang dikutip dalam Pramono
(2015:54) minat beli adalah tahan yang dilakukan oleh konsumen sebelum
merencanakan untuk membeli suatu produk.
Menurut Fandy Tjiptono (2015:140) menyatakan bahwa minat beli
konsumen mencerminkan hasrat dan keinginan konsumen untuk membeli suatu
produk.
Sedangkan pengertian lain menurut Kotler dan Keller (2016:181) minat beli
adalahseberapa besar kemungkinan konsumen membeli suatu merek dan jasa atau
seberapa besar kemungkinan konsumen untuk berpindah dari satu merek ke merek
lainnya. Bila manfaat yang lebih besar dibandingkan pengorbanan untuk
mendapatkannya maka dorongan untuk membeli semakin tinggi.
Terdapat empat model hierarki respon konsumen yaitu: model AIDA,
model hierarki pengaruh, model inovasi adopsi, dan model komunikasi. Dari
semua model tersebut mengasumsikan bawa pembelian melewati tahap kognitif,
afektif, dan tahap perilaku. Menurut Philip Kotler yang dialihbahasakan oleh Benyamin Molan
(2014:568) menjelaskan bahwa indikator minat beli adalah melalui model stimuli
AIDA, yaitu:
1. Perhatian (Attention).
Minat beli seseorang diawali dengan tahap perhatian terhadap suatu
produk setelah mendengar atau melihat produk yang dipromosikan oleh
perusahaan. Jika produk dapat menarik perhatian lebih bagi konsumen maka
kemungkinan besar konsumen membeli cukup tinggi.
2. Minat (Interest)
Setelah mendapatkan informasi mengenai produk yang dipromosikan
oleh perusahaan, maka timbut minat konsumen terhadap produk tersebut. Jika
konsumen terkesan dengan stimuli yang diberikan oleh perusahaan maka pada
tahap ini akan timbul rasa ketertarikan terhadap produk yang ditawarkan.
3. Keinginan (desire)
Setelah konsumen mendalami tentang kelebihan produk, maka pada
tahap ini konsumen akan memiliki keinginan dan hasrat untuk membeli
produk tersebut.
5. Tindakan (Action)
Pada tahap ini, konsumen sudah melewati beberapa tahap yaitu mulai
dari melihat dan mendengar suatu produk yang dipromosikan, sehingga
timbul perhatian, ketertatikan dan minat terhadap produk. Jika adanya
keinginan dan hasrat yang kuat, maka akan mengambil keputusan untuk
membeli produk tersebut.
