Niat beli Ulang

Menurut Hellier, et al., (2003) dalam Margee, et al., (2008:174) niat
pembelian ulang didefinisikan sebagai penilaian individu tentang pembelian
layanan lagi dan keputusan untuk terlibat dalam aktivitas masa depan dengan
penyedia layanan dan bentuk yang akan diambil. Nilai untuk membeli kembali
suatu produk atau jasa akan muncul ketika pelanggan merasa bahwa jasa yang
pelanggan terima bisa memberikan kepuasan terhadap diri pelanggan tersebut.
Bila pelanggan puas pada pembelian pertama, maka pada pembelian berikutnya
dilakukan berulang-ulang pada satu merek, pengambilan keputusan tidak lagi
diperlukan karena pelanggan telah mengetahui secara mendalam mengenai merek
tersebut (Tatik 2008:15).
Dapat diambil kesimpulan bahwa pembelian ulang adalah suatu tindakan
pelanggan untuk melakukan pembelian kembali setelah merasa puas atas
pembelian yang semula. Penelitian Hellier et al., 2003 (dalam Margee etal
2008 :170) telah mengkonfirmasi temuan sebelumnya bahwa niat pembelian
ulang adalah sebuah kekuatan yang sangat berharga dalam pengembangan
profitabilitas perusahaan dankeberlanjutan masa depan. Menurut Margee et al
(2008), ada tiga indikator yang dapat digunakan untuk mengukur niat pembelian
ulang, yaitu:
1. Menjadi pilihan utama.
2. Melakukan transaksi dengan satu produk atau jasa dibandingkan dengan
alternatifnya.
3. Melakukan transaksi untuk mendapatkan pengalaman baik