Harga yang di bayarkan konsumen untuk mendapatkan green product
disebut green price. Penggunaan konsep green pada harga dikarenakan, dalam
penentuan harganya dipengaruhi oleh biaya-biaya yang dikeluarkan oleh
perusahaan dalam setiap aktivitasnya seperti tambahan biaya untuk proses
produksi yang lebih ramah lingkungan, tambahan biaya untuk pengolahan
limbah agar tidak mencemari lingkungan, dan tambahan biaya untuk update
tekhnologi yang lebih mempertimbangkan dampak dari penggunaan
tekhnologi tersebut. Harga merupakan hal yang sensitif yang menjadi
pertimbangan konsumen dalam memutuskan untuk membeli suatu produk.
Penelitian lain dari Saxena & Khandenwal (2010) menyatakan bahwa
konsumen bahkan siap untuk membayar sedikit tambahan harga (sesuai)
untuk produk ramah lingkungan (hijau). Boztepe (2012) melakukan penelitian
yang hasil dari penelitian tersebut adalah terdapat pengaruh yang signifikan
antara green price dan purchasing behavior.
