Minat Beli

ketika konsumen akan melakukan pembelian dimulai dari suatu Minat
terhadap suatu produk atau jasa.
Minat adalah sesuatu yang pribadi dan berhubungan dengan sikap,
individu yang berminat terhadap suatu obyek akan mempunyai kekuatan
atau dorongan untuk melakukan serangkaian tingkah laku untuk mendekati
atau mendapatkan objek tersebut. Simamora (2002:131)
Kotler (2002: 15) menyatakan bahwa
“Minat (interest) digambarkan sebagai suatu situasi seseorang sebelum
melakukan suatu tindakan, yang dapat dijadikan dasar untuk memprediksi
perilaku atau tindakan tersebut. Minat beli merupakan perilaku yang
muncul sebagai respon terhadap objek yang menunjukkan keinginan
pelanggan untuk melakukan pembelian.”
Dari pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa minat berhubungan dengan
Sikap, dalam Proses Keputusan Pembelian Sikap timbul pada saat Konsumen
melakukan Evaluasi Alternatif, sehingga minat beli dapat diartikan sebagai proses
sebelum Konsumen melakukan Keputusan untuk membeli atau tidak suatu
produk.
Dalam Jurnal Bisnis dan Ekonomi (JBE), September 2010, terdapat
Pendapat lain yang mengatkan bahwa menurut Sutisna dan Pawitra (2001)
Minat beli merupakan sesuatu yang berhubungan dengan rencana
konsumen untuk membeli produk tertentu serta berapa banyak unit produk
yang dibutuhkan pada periode tertentu. Lebih lanjut dia mengatakan
bahwa minat beli merupakan instruksi diri konsumen untuk melakukan
pembelian atas suatu produk, melakukan perencanaan, mengambil
tindakan-tindakan yang relevan seperti mengusulkan (pemrakasa)
merekomendasikan (influencer), memilih, dan akhirnya mengambil
keputusan untuk melakukan pembelian