Person-job fit (PJ Fit) dapat didefinisikan sebagai hubungan antara
karakteristik seseorang dan karakteristik pekerjaan atau tugas-tugas yang
dilakukan di tempat kerja (Kristof., et.al, 2005: 284). Edward (1991) dalam
Sabila (2016) menguraikan dua konsep dari person-job fit. Pertama,
kemampuan dan tuntutan (demand-abilities fit) yang mana pengetahuan
karyawan, keterampilan, kemampuan sepadan dengan kebutuhan
pekerjaan. Kedua, kesesuaian antara kebutuhan yang ditawarkan (need-
supplies or supplies-values fit). Hal ini muncul ketika kebutuhan
karyawan, keinginan, dan rekomendasi bertemu dengan pekerjaan.
Sehingga person-job fit didefinisikan sebagai kesesuaian antara
kemampuan seseorang pada tuntutan sebuah pekerjaan atau harapan
seseorang dan karakter pekerjaan.
Sekiguchi (2004: 6) menyatakan bahwa:
P-J fit can be defined as the fit between the abilities of a person and the
demands of a job or the desires of a person and the attributes of a job.
