Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen sumber daya manusia merupakan hal yang sangat vital dalam
organisasi. Dalam suatu perusahaan maupun organisasi baik pada bidang
pemasaran, keuangan, maupun operasional, manajer berkewajiban mengelola
semua sumber daya yang ada, salah satunya yaitu sumber daya manusia. Dengan
adanya manajemen sumber daya manusia, tenaga kerja atau karyawan mempunyai
peranan penting di dalam organisasi. Karena karyawan yang memiliki peranan
sebagai pelaksana di dalam manajemen tersebut.
Rivai (2005) berpendapat bahwa manajemen sumber daya manusia
merupakan salah satu bidang dari manajemen umum yang meliputi segi-segi
perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian. Proses ini terdapat
dalam fungsi atau bidang produksi, pemasaran, keuangan maupun kepegawaian.
Karena sumber daya manusia dianggap semakin penting peranannya dalam
pencapaian tujuan, maka berbagai pengalaman dan hasil penelitian dalam bidang
sumber daya manusia (SDM) dikumpulkan secara sistematis dalam apa yang
disebut dengan manajemen sumber daya manusia. Istilah “manajemen” mempunyai
arti sebagai kumpulan pengetahuan tentang bagaimana seharusnya memanage
(mengelola) sumber daya manusia.
Stroey (1995) dalam Alwi (2001:6) menyatakan bahwa manajemen
sumber daya manusia adalah pendekatan yang khas, terhadap manajemen tenaga
kerja yang berusaha mencapai keunggulan kompetitif melalui pengembangan
startegi dari tenaga kerja yang mampu dan memiliki komitmen tinggi dengan
menggunakan tatanan kultur yang integrated, structural, dan teknik–teknik
personel.
Menurut Dessler (2004) manajemen sumber daya manusia adalah proses
untuk memperoleh, melatih, menilai, dan mengompensasi karyawan, dan untuk
mengurus relasi kerja mereka, kesehatan dan keselamatan mereka, serta hal-hal
yang berhubungan dengan keadilan.
Berdasarkan dari beberapa definisi mengenai manajemen sumber daya
manusia, dapat ditarik kesimpulan bahwa manajemen sumber daya manusia adalah
suatu cara untuk mengatur serta mengelola setiap peran dari sumber daya manusia
secara efektif dan efisien berdasarkan fungsi-fungsinya agar mencapai tujuan dan
memiliki keunggulan kompetitif