Mengelola sumber daya manusia sering mensyaratkan pembuatan
keputusan dimana keadilan memainkan peran penting. Keadilan adalah bagian
yang terintegrasi dari apa yang dipikirkan orang sebagai hukum. Suatu perusahaan
adalah adil bila, diantaranya, dapat disetarakan, adil, imparsial dan tidak bias
dalam berbagai cara mereka melakukan banyak hal.
Keadilan berpengaruh terhadap perlakuan yang berbeda yang
mengakibatkan perbedaan pendapatan yang diterima oleh para pekerja dalam
suatu organisasi serta tindakan-tindakan yang tidak adil atau berbeda yang
dilakukan oleh manajemen kepada para pekerja yang didasarkan pada perbedaan
gender yang berpengaruh terhadap berbedanya pendapatn yang diterima oleh para
pekerja.
Hal seperti ini akan sangat bersinggungan dengan etika, keadilan dan
hukum. Karenanya setiap pekerja berhak mendapatkan etika, keadilan dan hukum
yang setara dengan yang lainnya. Perlakuan-perlakuan yang berbeda dapat terjadi
pada beberapa hal, seperti:
Perbedaan Gaji atau Upah
Kesenjangan upah antar gender didefinisikan sebagai perbedaan rata-rata
penghasilan kotor antara pekerja laki-laki dan pekerja perempuan. Perbedaan ini
terjadi ketika pekerja laki-laki dan pekerja perempuan menerima gaji dalam
jumlah yang berbeda. Kesenjangan upah antar gender sebanyak 17-22% berarti
berarti bahwa pekerja perempuan berpenghasilan lebih rendah daripada kolega
pekerja laki-laki mereka. Secara sederhana, kesenjangan upah antar gender
adalah kesenjangan antara apa yang didapatkan oleh pekerja laki-laki dan apa
yang didapatkan oleh pekerja perempuan.
Promosi
Perbedaan gender juga mengakibatkan adanya perbedaan dalam
kesempatan promosi dalam organisasi yang berbeda bagi para pekerja wanita dan
pria. Dalam suatu penelitian, terungkap data yang menunjukan frekuensi
kesempatan promosi bagi wanita lebih banyak dari pria. Hal ini disebabkan oleh
seringnya para pekerja wanita berpindah-pindah tempat kerja yang meningkatkan
insentif pengalaman kerja yang lebih banyak dibandingkan pria.
Namun walaupun dengan tingkat promosi yang lebih banyak tidak serta
merta dapat meningkatkan pendapatannya, sedangkan promosi yang diterima oleh
pekerja pria memiliki hubungan yang signifikan dengan gaji yang didapatkan.
Dengan demikian frekuensi promosi yang diperoleh wanita lebih banyak tetapi
jumlah pendapatanya lebih rendah dibandingkan dengan pekerja pria
