Konsep Gender

Konsep dalam gender terbagi menjadi 2, yaitu: konsep nature dan konsep
nurture
a. Nature
Secara etimologi nature diartikan sebagai karakteristik yang melekat
atau keadaan bawaan pada seseorang atau sifat dasar manusia. Nature
juga dapat diartikan sebagai suatu faktor kepribadian tentang
kekuatan biologis yang mengatur perkembangan manusia. Nature
dapat diartikan sebagai faktor kepribadian yang terkembang secara
alami dan dipengaruhi oleh genetic.
Dalam kajian gender, nature diartikan sebagai teori atau argumen
yang menyatakan bahwa perbedaan sifat antar gender tidak lepas dan
bahkan ditentukan oleh perbedaan biologis. Dinyatakan sebagai teori
nature karena perbedaan antara laki-laki dan perempuan adalah
natural dan dari perbedaan alami tersebut timbul perbedaan bawaan
berupa atribut maskulin dan feminim yang melekat pada laki-laki dan
perempuan secara alami.
b. Nurture
Secara etimologi nurture berarti kegiatan perawatan atau
pemeliharaan, pelatihan, serta akumulasi dari faktor-faktor
lingkungan yang mempengaruhi kebiasaan dan ciri-ciri yang nampak.
Nurture dapat diartikan sebagai suatu faktor kepribadian tentang
kekuatan lingkungan yang mengatur perkembangan manusia. Nurture
dapat berupa lingkungan keluarga, masyarakat bahkan faktor ekonomi
dan budaya.
Dalam kajian gender, nurture sebagai teori atau argumen yang
menyatakan bahwa perbedaan sifat maskulin dan feminim bukan
ditentukan oleh perbedaan biologis, melainkan konstruk sosial dan
pengaruh faktor budaya. Dinyatakan sebagai teori nurture karena
faktor-faktor social dan budaya menciptakan atribut gender serta
membentuk stereotip dari jenis kelamin tertentu, hal tersebut terjadi
selama masa pengasuhan orang tua atau masyarakat terulang secara
turun temurun. (Lippa, 2005:24-26).