Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidikan
pada suatu lingkungan belajar yang meliputi guru dan siswa yang saling bertukar
informasi. Tutik Rachmawati (2015:38-39) menyatakan “Pembelajaran
merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar dapat terjadi proses
pemerolehan ilmu dan pengetahuan, penguasaan kemahiran dan tabiat, serta
pembentukan sikap kepercayaan pada peserta didik. Dengan kata lain,
pembelajaran adalah proses untuk membantu peserta didik agar dapat belajar
dengan baik. Proses pembelajaran juga dapat diartikan sebagai suatu rangkaian
interaksi antara peserta didik dan guru dalam rangka mencapai tujuannya. Atau
pembelajaran adalah suatu proses membelajarkan peserta didik. Secara lengkap
pengertian pembelajaran ialah suatu proses yang dilakukan oleh individu untuk
memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai
hasil dari pengalaman individu itu sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya.
Winkel dalam Ihsani El Khuluqo (2017: 51) menyatakan “Pembelajaran
sebagai seperangkat tindakan yang dirancang untuk mendukung proses belajar
peserta didik, dengan memperhitungkan kejadian-kejadian eksternal yang
berperan terhadap rangkaian kejadian internal yang berlangsung didalam peserta
didik. Dimyanti dan Mudjiono dalam Ihsani El Khuluqo (2017:51) “Pembelajaran
diartikan sebagai kegiatan yang ditujukan untuk membelajarkan peserta didik”.
Didalam UU No.20 Tahun 2003 Tentang Sisdiknas Pasal 1 Ayat 20, pembelajaran
adalah sebuah proses interaksi antara peserta didik dengan pendidik dan sumber
belajar dalam suatu lingkungan belajar.
Menurut Santrock dalam Muhammad Rusli (2017:19) pembelajaran dapat
didefenisikan sebagai pengaruh permanen atas perilaku, pengetahuan, dan
keterampilan berpikir yang diperoleh melalui pengalaman. Pembelajaran
merupakan sebuah sistem, yang terdiri atas berbagai komponen yang saling
berhubungan satu dengan yang lain. Komponen tersebut meliputi: tujuan
pembelajaran, materi/isi pembelajaran, metode pembelajaran. Rusman dalam
Muhammad Rusli (2017:19) kata pembelajaran mengandung arti “Proses
membuat orang melakukan proses belajar sesuai dengan rancangan”. Menurut
Udin S Winataputra dalam Ngalimun (2017:29-30) “Pembelajaran adalah
merupakan sarana untuk memungkinkan terjadinya proses belajar dalam arti
perubahan perilaku individu melalui proses mengalami sesuatu yang diciptakan
dalam rancangan proses pembelajaran”. Dan pembelajaran pada dasarnya adalah
suatu proses yang dilakukan oleh guru dan siswa sehingga terjadi proses belajar
dalam arti adanya perubahan perilaku individu siswa itu sendiri. Winkel dalam
H.Asis Saefuddin (2016:9) menyatakan “Pembelajaran merupakan seperangkat
tindakan yang dirancang untuk mendukung proses belajar peserta didik, dengan
memperhitungkan kejadian- kejadian eksternal yang berperan terhadap rangkaian
kejadian-kejadian internal yang berlangsung di dalam peserta didik”. Salah satu
sasaran pembelajaran adalah membangun gagasan sainstifik setelah siswa
berinteraksi dengan lingkungan, peristiwa, dan informasi dari sekitarnya. Pada
dasarnya, semua siswa memiliki gagasan atau pengetahuan awal yang sudah
terbangun dalam wujud skemata. Dari pengetahuan awal dan pengalaman yang
ada, siswa menggunakan informasi yang berasal dari lingkungannya dalam rangka
mengkonstruksi interprestasi pribadi serta makna-maknanya.
Dari beberapa pendapat para ahli dapat disimpulkan bahwa pembelajaran
adalah suatu proses belajar mengajar yang dilakukan antara guru dengan siswa
dan sebuah sistem yang terdiri atas berbagai komponen yang saling berhubungan
satu dengan yang lain.
