Komponen Sikap

Sikap terdiri atas tiga komponen yang saling menunjang, yaitu komponen
kognitif (cognitive), komponen afektif (affective) dan komponen konatif
(conative).
a. Komponen kognitif
Komponen kognitif berupa apa yang dipercayai oleh subjek
pemilik sikap. Kepercayaan datang dari apa yang telah kita lihat atau apa
yang telah kita ketahui. Berdasarkan apa yang telah kita lihat itu kemudian
terbentuk suatu ide atau gagasanmengenai sifat atau karakteristik umum
suatu objek. Sekali kepercayaan itu terbentuk, maka ia akan menjadi dasar
pengetahuan seseorang mengenai apa yang diharapkan dan apa yang tidak
diharapkannya dari objek tertentu. Pengalaman pribadi, apa yang
diceritakan orang lain, dan kebutuhan emosional kita sendiri merupakan
determinan utama dalam terbentuknya kepercayaan.
b. Komponen afektif
Komponen afektif merupakan komponen perasaan yang
menyangkut aspek emosional. Secara umum komponen ini disamakan
dengan perasaan yang dimiliki terhadap sesuatu. Reaksi emosional
ditentukan oleh kepercayaan atau apa yang kita percayai sebagai benar
bagi objek termaksud.
c. Komponen konatif
Komponen konatif merupakan aspek kecendrungan berprilaku
tertentu sesuai dengan sikap yang dimiliki oleh subjek. Kepercayaan dan
perasaan mempengaruhi perilaku. Maksudnya, bagaimana orang akan
berprilaku dalam situasi tertentu dan terhadap stimulus tertentu akan
banyak ditentukan oleh bagaimana kepercayaan dan perasaannya terhadap
stimulus tersebut. Kecendrungan berprilaku secara konsisten selaras
dengan kepercayaan dan perasaan ini akan membentuk sikap individual.
Kecendrungan berprilaku menunjukkan bahwa komponen konatif meliputi
bentuk perilaku yang tidak hanya dapat dilihat secara langsung saja, akan
tetapi meliputi bentuk-bentuk prilaku yang berupa pernyataan atau
perkataan yang diucapkan seseorang.