Penggunaan modal kerja menurut Kasmir (2017:259) biasa
dilakukan perusahaan untuk :
a. Pengeluaran untuk gaji, upah dan biaya operasi perusahaan
lainnya.
Pengeluaran untuk gaji, upah, dan biaya operasi perusahaan
lainnnya, perusahaan mengeluarkan sejumlah uang untuk
membayar gaji, upah, dan biaya operasi perusahaan lainnya yang
digunakan untuk menunjang penjualan.
b. Pengeluaran untuk membeli bahan baku atau barang dagangan.
Pengeluaran untuk membeli bahan baku atau barang dagangan
adalah pada sejumlah bahan baku yang dibeli yang akan
digunakan untuk proses produksi dan pembelian barang
dagangan untuk dijual kembali.
c. Menutupi kerugian akibat penjualan surat berharga.
Menutupi kerugian akibat penjualan surat berharga adalah pada
saat perusahaan menjual surat-surat berharga, namun mengalami
kerugian. Hal ini akan mengurangi modal kerja dan segera
ditutupi.
d. Pembentukan dana.
Pembentukan dana merupakan pemisahan aktiva lancar untuk
tujuan tertentu dalam jangka panjang, misalnya pembentukan
dana pensiunan, dana ekspansi, atau dana pelunasan obligasi.
Pembentukan dana ini akan mengubah bentuk aktiva dari aktiva
lancar menjadi aktiva tetap.
e. Pembelian aktiva tetap (tanah, bangunan, kendaraan, dan mesin).
Pembelian aktiva tetap atau investasi jangka panjang seperti
pembelian tanah, bangunan, kendaraan dan mesin. Pembelian ini
akan mengakibatkan berkurangnya aktiva lancar dan timbulnya
utang lancar.
