Kasmir (2016:253-254) mengemukakan tujuan modal kerja diantaranya
yaitu:
1. Guna memenuhi kebutuhan likuiditas perusahaan.
2. Dengan modal kerja yang cukup, perusahaan memiliki kemampuan untuk
memenuhi kewajiban pada waktunya.
3. Memungkinkan perusahaan untuk memiliki persediaan yang cukup
dalam rangka memenuhi kebutuhan pelanggannya.
4. Memungkinkan perusahaan untuk memperoleh tambahan dana dari para
kreditor, apabila rasio keuangannya memenuhi syarat.
5. Memungkinkan perusahaan memberikan syarat kredit yang menarik
minat pelanggan, dengan kemampuan yang dimilikinya.
6. Guna memaksimalkan penggunaan aktiva lancar dan meningkatkan
penjualan yang mempengaruhi laba.
7. Melindungi diri apabila terjadi krisis modal kerja akibat turunnya nilai
aktiva lancar
