Entrepreneurial mindset merupakan kemampuan untuk merasakan dengan
cepat, bertindak, serta memobilisasi, bahkan pada kondisi yang tidak pasti. Seseorang
yang memiliki pemikiran yang berorientasi pada entrepreneurial akan memilih untuk
menghadapi sesuatu ketika bertemu dengan hal-hal yang tidak pasti (Artha dan
Wahyudi, 2019). Menurut McGrath dan Macmillan (2000), individu yang memiliki
entrepreneurial mindset akan melihat sesuatu dengan cara yang lebih sederhana serta
berani mengambil risiko. Entrepreneurial mindset merupakan salah satu fitur penting
dalam keberhasilan dan kegagalan UMKM. Ada tiga keunggulan dari entrepreneurial
mindset, yaitu:
1. Kesuksesan dari wirausaha disebabkan orientasi pada tindakan (actionoriented) yang berada dalam kerangka berpikir wirausaha. Ide-ide yang timbul
biasanya segera diterapkan oleh wirausaha walaupun berada di situasi yang
tidak menentu.
2. Konsep entrepreneurial mindset yang mudah diterapkan pada wirausaha
sehingga mampu menumbuhkan rasa percaya diri.
3. Konsep ini dimaksudkan untuk tumbuh bersama diawali dari yang sederhana
diiringi peningkatan petualangan seseorang.
Pada umumnya, terdapat lima karakteristik entrepreneurial mindset:
1. Penuh semangat dan mencari peluang baru, wirausaha selalu waspada dan
mencari kesempatan untuk mendapatkan keuntungan dari perubahan dan
hambatan yang terjadi pada bisnisnya.
2. Mengejar peluang dengan sangat disiplin, tidak hanya bersiap untuk peluang
yang kecil tetapi dengan mengambil tindakan terhadap peluang yang belum
tergali. Peluang yang diambil sudah dipersiapkan dengan matang dengan
mengkaju ulang koleksi ide yang ada dan juga merealisasikannya.
3. Mengejar peluang yang terbaik, dengan membatasi jumlah proyek yang hendak
diraih. Wirausaha mengikuti portofolio dari peluang dengan kendali yang ketat
dan mengikat kuat strategi mereka terhadap proyek yang telah mereka pilih.
4. Fokus pada eksekusi, khususnya yang bersifat adaptif dengan melaksanakan
apa yang telah wirausaha tetapkan. Melakukan adaptasi dengan mengubah arah
kerja sesuai dengan peluang yang nyata dan mengambil langkah terbaik untuk
merealisasikan itu.
5. Melibatkan energi setiap orang di lingkungan mereka. Wirausaha memilih
membuat dan menyebarkan jaringan kerja daripada bekerja sendiri agar dapat
meraih tujuan mereka dengan maksimal dengan memberdayakan berbagai
potensi intelektual dan sumber daya manusia
