Ryff (dalam Sari: 2006, hlm.13) menjabarkan bahwa Kesejahteraan
Psikologis merupakan integrasi serta teori perkembangan manusia, teori psikologi
klinis, dan juga konsepsi mengenai kesehatan mental. Ryff mengintegrasikan
beberapa macam teori psikologi yang dapat berkaitan dengan konsep aktualisasi
miliki Abraham Maslow, konsep kematangan yang diambil dari teori milik
Allport, konsep fully funcitioning milik Roger, dan konsep individu dari Jung.
Berdasarkan teori Ryff (dalam Malika: 2008, hlm. 12) definisi dari
Kesejahteraan Psikologis sendiri merupakan sebuah kondisi dimana individu
memiliki sikap positif terhadap diri sendiri maupun orang lain, dapat membuat
keputusan sendiri dan mengatur lingkungan yang sesuai dengan kebutuhanya,
memiliki tujuan hidup dan membuat hidup lebih bermakna serta berusaha dan
mengeksplorasi dirinya.Kesejahteraan Psikologis juga merupakan suatu keadaan
dimana individu mampu menerima keadaan dirinya dengan apa adanya, mampu
membentuk hubungan yang hangat dengan orang lain, memiliki kemandirian
terhadap tekanan sosial, mampu mengontrol lingkungan eksternal, memiliki arti
hidup, serta mampu merealisasikan potensi dirinya secara kontinyu.
Ryff (2014) menyebutkan bahwa Kesejahteraan Psikologis terdiri dari
enam dimensi, yaitu penerimaan terhadap dirisendiri, memiliki hubungan yang
positif dengan orang lain, kemandirian atau otonomi, penguasaan terhadap
lingkungan, memiliki tujuan dan arti hidup serta pertumbuhan dan perkembangan
pribadi yang berkelanjutan
