pengertian kinerja

Suatu organisasi perusahaan didirikan karena mempunyai tujuan tertentu
yang lain dan harus dicapai. Dalam mencapai tujuannya setiap organisasi di
pengaruhi perilaku organisasi. Salah satu kegiatan yang paling lazim dilakukan
dalam organisasi adalah kinerja karyawan, yaitu bagaimana ia melakukan segala
sesuatu yang berhubungan dengan sesuatu pekerjaan atau peranan dalam
organisasi.
Menurut Anwar Prabu Mangkunegara (2010:67) “kinerja (prestasi kerja)
adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang
pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang
diberikan kepadanya”.
kinerja merupakan jawaban dari berhasil atau tidaknya tujuan organisasi yang
telah ditetapkan, para atasan atau manajer sering tidak memperhatikan kecuali
sudah amat buruk atau segala sesuatu jadi serba salah . terlalu sering manajer
tidak mengetahui betapa buruknya kinerja telah merosot sehingga
perusahaan/instansi menghadapi krisis yang serius. Kesan-kesan buruk
oraganisasi yang mendalam berakibat dan mengabaikan tanda-tanda peringatan
adanya kinerja yang merosot.
Menurut Ambar Sulistiyani (2013:223) “kinerja seseorang merupakan
kombinasi dari kemampuan , usaha dan kesempatan yang dapat dinilai dari hasil
kerjanya“kinerja (prestasi kerja) adalah suatu hasil kerja yang dicapai seseorang
dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya yang didasarkan
atas kecakapan , pengalaman dan kesungguhan serta waktu.
Menurut Mink (2008:76) mengemukakan pendapatnya bahwa individu yang
memiliki kinerja yang tinggi memiliki beberapa karakteristik, yaitu diantaranya
(a) berorientasi pada prestasi, (b) memiliki percaya diri, (c) berpengendalian diri,
(d) kompetensi. Kinerja merupakan suatu kondisi yang harus diketahui dan
dikonfirmasikan kepada pihak tertentu untuk mengetahui tingkat pencapaian hasil
suatu instansi dihubungkan dengan visi suatu organisasi atau perusahaan serta
mengetahui dampak positif dan negatif dari suatu kebijakan operasional.