Definisi Psychological well-being (skripsi, tesis, dan disertasi)

Ryff dan Keyes (1995) memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai apa itu psychological well-beingdalam pendapatnya yaitu sejauh mana seorang individu memiliki tujuan dalam hidupnya, apakah mereka menyadari potensi yang dimiliki, kualitas hubungannya dengan orang lain, dan sejauh mana mereka merasa bertanggung jawab dengan hidupnya sendiri.Sedangkan Shek (1992) mendefinisikan Psychological well-beingsebagaikeadaan dimana kesehatan mental seseorang mengacu pada banyaknya kualitas kesehatan mental positif seperti keadaan dapat menyesuaikan diri dan lingkungan sekitarnya.Ryff (dalam Palupi, 2008) menyatakan bahwapsychological well-beingadalah suatu keadaan dimana individu dapat menerima kekuatan dan kelemahan diri sebagaimana adanya, memiliki hubungan positif dengan orang lain, mampu mengarahkan perilakunya sendiri, mampu mengembangkan potensi diri secara berkelanjutan, mampu menguasai lingkungan, serta memiliki tujuan dalam hidupnya.

 Kemudian pada akhirnya peneliti menyimpulkan bahwa Psychological well -being(Kesejahteraan Psikologis) adalah kondisi dimana seseorang dapat menerima diri dengan segala kelebihan dan kekurangannya, dapat membangun hubungan yang baik dengan orang lain, penguasaan lingkungan disekitar dirinya baik, tetap mandiri dalam segala hal dengan cara terus mengembangkan pribadinya secara terus menerus, sehingga tercapai apa yang menjadi tujuan hidup dari orangtersebut.