TerhadapKepuasan KerjaBudaya organisasi selain berpengaruh terhadap kinerja organisasi, jugaberpengaruhterhadap kepuasan kerja karyawan. Selanjutnya kepuasan kerjamemberikan pengaruh terhadapkinerja.Kepuasan kerja karyawan yang tinggimerupakan salah satuindikator juga efektivitas manajemen, yang berarti bahwabudaya organisasi telah dikelola dengan baik.
Menurut Tsai (2011: 2), suatu budaya organisasi yang kuat (strong culture)adalah sebuah sistem peraturan yang mengarahkan orang-orang di dalamnya untukbersikap dan bertindak. Organisasi yang memiliki budaya yang kuat memiliki nilai-nilai dancodes of conductbagi para karyawannya, yang dapat membantu merekadalam mencapai danmenyelesaikan misi dan tujuan yang ditetapkan organisasi.Penghargaan dan pengakuan kerja (work recognition) dan kepuasan kerja dapatdicapai ketika karyawan dapat menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan padanyaoleh organisasi.Suatu budaya yang kuat ditandai oleh nilai-nilai inti organisasi yang dipegang dandisepakati sertadijalankan oleh para anggotanya.Semakin banyak anggota organisasimenerima nilai-nilai inti dan semakin besarkomitmenmereka terhadap nilai-nilaitersebut, semakin kuat suatubudaya.Oleh karena itu, budaya organisasiyangkuatakan menimbulkan kepuasan kerja karyawan(Robbinsdan Coulter, 2012: 80-81).Karyawan atau pekerja yang terlibat dalam perilaku aman (safe behaviors) danmendukung perilaku kerja aman, lingkungan kerja yang mendukung dan kondusifakan berpengaruh pada kepuasan dan komitmen karyawan. Organisasi yangberkomitmen pada keselamatan dan kesehatan kerja karyawannya akan meningkatkanpersepsi karyawan bahwa mereka adalah aset berharga bagi organisasi, danmeningkatkan kepuasan kerja karyawan (Owens, 2011: 23).Iklim keselamatan kerjayang positif,dimana karyawan memandang bahwakeselamatankerja menjadi prioritas dan komitmen organisasi, besar kemungkinanakan meningkatkan komitmen dan kepuasanterhadap organisasi, sehingga mempengaruhi perilaku merekadalam bekerja (Clarke, 2010: 558). Pada penilitianM’Lynda Owens (2011: 1-89) yang dilakukan pada perawat di Rumah Sakit,dinyatakan bahwa iklim keselamatan kerja berpengaruh positif dan signifikanterhadap kepuasan kerja.
